Proyek pengerjaan gorong-gorong di jalur utama Denpasar -Gilimanuk, tepatnya barat SPBU, Kelurahan Kapal, Badung. (BP/ken)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Jalur utama Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di sebelah barat SPBU, Kelurahan Kapal, Badung, sedang ada proyek pembuatan gorong-gorong. Untuk mencegah macet parah, Satlantas Polres Badung memberlakukan sistem buka-tutup. Selain itu, ada pengalihan arus di simpang Cempaka ke timur.

Kabag Ops Polres Badung, Kompol I Gusti Nyoman Sudarsana, Rabu (26/11) mengatakan proyek tersebut milik Balai Wilayah Sungai (BWS). Targetnya pengerjaan seminggu dan sudah memasuki hari kelima. “Saya bersama Bapak Wakapolres sempat mengecek ke lokasi proyek dan minta pengerjaan dipercepat karena menjelang hari raya,” ujarnya.

Baca juga:  Cegah Pencemaran Air, Petani Desa Buahan Mulai Terapkan Pertanian Organik

Sementara Kasatlantas Polres Badung, AKP Luh Tiviasih menjelaskan pengalihan arus lalu lintas terkait pengerjaan gorong-gorong sudah maksimal dilakukan, termasuk ke arah Anggungan diberlakukan buka tutup.

“Termasuk jalur utama tepat di tempat pengerjaan gorong-gorong kami sudah melakukan penempatkan  personel. Anggota kami saling bergantian berkoordinasi dengan instansi terkait seperti dishub termasuk di daerah anggungan. Kami lakukan buka-tutup di jalur utama,” tegasnya.

Pengalihan arus dilakukan di simpang Cemaka ke arah timur. Sedangkan di Jalur utama bisa dilalui karena diberlakukan buka tutup. Personel sudah ditempatkan masing-masing penggal seputaran pengerjaan proyek.

Baca juga:  DPMD Badung Bersama Kejati Bali Gelar Penerangan Hukum

“Informasi dari balai (BWS) saat rakor dengan instansi terkait pengerjaannya seminggu. Di sana dilakukan pembongkaran untuk PDAM dan PLN,” tutupnya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN