Kedua pendaki dievakuasi di Pos Terunyan, Sabtu (20/9). (BP/Istimewa)

BANGLI, BALIPOST.com – Dua orang pendaki tersesat saat mendaki Bukit Abang, Kintamani, Sabtu (21/9). Keduanya berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam kondisi selamat.

Ketua Pokdarwis Treking Bukit Terunyan, I Made Warjaya mengatakan kedua pendaki asal Desa Petak, Gianyar, itu memulai pendakian sekitar pukul 09.00 WITA dari Terunyan. Sekitar pukul 19.30 WITA, ia dihubungi oleh salah satu pendaki yang mengabarkan bahwa mereka tersesat.

Baca juga:  Tahun Depan, Bangli Kembali Tak Bisa Sediakan Beasiswa

“Setelah itu saya minta anggota Pokdarwis untuk melakukan pencarian,” kata Warjaya, Minggu (21/9).

Kedua pendaki tersebut akhirnya berhasil ditemukan di perbatasan Bukit Terunyan dan Bukit Abang sekitar pukul 21.40 WITA. Saat ditemukan salah satu dari pendaki tersebut mengalami cedera pada kaki.

“Akhirnya keduanya dibawa ke RS Karangasem karena saat kami gotong dari lokasi ke pos 1, pendaki yang perempuan pingsan karena kram,” jelasnya.

Baca juga:  Ini Jadwalnya! Cek Pemeliharaan Jaringan Listrik di Bali pada 29 Agustus 2025

Proses evakuasi dilakukan oleh dua Pokdarwis yang ada di Desa Terunyan, yaitu Mahardika Bukit Terunyan dan Treking Terunyan. Warjaya mengatakan petugas Basarnas juga standby dengan ambulans di pos 1.

Warjaya mengatakan berdasarkan keterangan keduanya mereka sempat terjatuh dan mengalami cedera sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanan pendakian. Dikatakan juga bahwa sebenarnya Pokdarwis sudah melarang mereka mendaki ke bukit Abang melewati jalur Terunyan karena jalurnya terkenal ekstrem. (Dayu Swasrina/balipost)

Baca juga:  Hilang Sejak Jumat, Pendaki Ditemukan Tewas di Jalur Puncak Raung
BAGIKAN