
DENPASAR, BALIPOST.com – Pekan pertama bulan depan bakal ada satu tanggal merah yang ditunggu-tunggu. Ya, Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini jatuh pada Jumat, 5 September.
Walau pemerintah belum menetapkan cuti bersama, tetap saja momen ini bisa kamu manfaatkan sebagai long weekend. Mumpung juga masih awal bulan dan dompet masih tebal, nggak ada salahnya mulai bikin planning liburan.
Apalagi kalau tujuannya Bali, pulau dengan sejuta pesona. Dari destinasi populer sampai hidden gems yang belum banyak orang tahu, pilihannya benar-benar lengkap.
Buat kamu yang belum punya agenda libur panjang, inilah saatnya untuk melarikan diri sejenak dari rutinitas. Mau santai di pantai berpasir putih, menyusuri alam hijau Ubud, atau sekadar staycation di hotel dengan view laut, semua bisa kamu dapatkan di sini.
Selain itu, suasana Bali di bulan September juga pas banget untuk traveling. Cuaca biasanya cerah, laut tenang, dan spot-spot wisata tidak seramai musim liburan sekolah.
Jadi, kamu bisa lebih leluasa menikmati perjalanan. Nah, biar nggak bingung, berikut beberapa ide liburan yang bisa kamu coba selama long weekend Maulid Nabi nanti:
- Sunrise Pantai Sanur
Sanur cocok banget buat memulai hari dengan suasana cozy. Sunrise di Pantai Sanur adalah pengalaman yang sayang untuk dilewatkan. Banyak kafe atau warung tepi pantai yang buka sejak pagi. Buat yang pingin sarapan, pastinya nggak perlu khawatir karena selain pilihannya banyak, harganya juga ramah di kantong.
Opsi lain, setelah menyaksikan keindahan sunrise, kamu bisa melanjutkan aktivitas dengan menyewa sepeda untuk berkeliling pesisir. Jalur sepeda yang membentang di sepanjang pantai memberikan kesempatan untuk menikmati pemandangan laut dari berbagai sudut sambil merasakan atmosfer khas Sanur yang santai.
Sambil bersepeda, kamu bisa mampir ke spot-spot menarik seperti dermaga kecil atau pasar tradisional di sekitar pantai. Dengan kombinasi suasana damai, aktivitas seru, dan pemandangan indah, pagi di Sanur akan jadi awal hari yang penuh energi dan kesan mendalam.
2. Wisata Spiritual di Pura Besakih
Disebut sebagai “Mother Temple of Bali”, cocok buat momen refleksi di hari besar keagamaan. Panorama Gunung Agung menambah suasana sakral. Pura Besakih menjadi pura terbesar dan terpenting di Pulau Dewata.
Banyak wisatawan datang ke sini untuk merasakan atmosfer spiritual sekaligus menikmati keindahan arsitektur pura yang penuh makna simbolis. Perpaduan panorama alam dan nuansa religius menjadikannya destinasi yang tak hanya indah, tetapi juga penuh nilai spiritual. Tapi, ada hal penting yang harus diingat ketika berwisata di sini: hormati nilai-nilai agama dan budaya setempat.
3. Jelajah Budaya di Ubud
Ubud dikenal sebagai jantung budaya Bali, tempat di mana seni, tradisi, dan kehidupan lokal berpadu dengan harmonis. Mengunjungi museum seperti Antonio Blanco atau Puri Lukisan bisa jadi cara terbaik kamu untuk memahami perjalanan seni rupa Bali sekaligus menikmati karya-karya maestro.
Selain museum, Ubud juga menawarkan pengalaman budaya yang hidup melalui pertunjukan tari tradisional di Puri Ubud. Tarian dengan iringan gamelan Bali menciptakan suasana magis yang memikat penonton, apalagi dengan latar arsitektur puri yang megah.
4. Staycation Santai di Nusa Dua
Nusa Dua adalah pilihan tepat untuk staycation santai dengan suasana tenang dan eksklusif. Kawasan ini dipenuhi resor mewah yang menghadap langsung ke pantai berpasir putih yang bersih.
Banyak hotel di sini menawarkan paket spesial untuk long weekend, sehingga cocok buat kamu yang pingin liburan tapi nggak mau ribet pindah-pindah tempat. Suasananya yang rileks membuat Nusa Dua jadi favorit keluarga yang mencari kenyamanan penuh.
Selain bersantai di hotel atau pantai, kamu juga bisa mengunjungi objek wisata populer seperti Waterblow, di mana deburan ombak besar menghantam karang dan menciptakan pemandangan dramatis. Fasilitas di sekitar kawasan ini pun lengkap, mulai dari pusat perbelanjaan, restoran, hingga spot jalan-jalan santai. Tapi ingat ya, kamu perlu menyiapkan dana lebih karena liburan di Nusa Dua memang identik dengan pengalaman premium.
5. Petualangan ke Nusa Penida
Nusa Penida adalah pulau eksotis yang bisa dijangkau dengan one-day trip dari Sanur atau Kusamba. Pulau ini menawarkan pesona alam yang masih alami dengan tebing-tebing tinggi, dan laut biru jernih.
Perjalanan dengan kapal cepat menuju Nusa Penida sudah menjadi pengalaman seru tersendiri sebelum menjelajahi keindahan alamnya.
Setibanya di sana, kamu bisa langsung mengeksplorasi spot-spot terkenal seperti Kelingking Beach yang ikonik, Broken Beach dengan formasi alam unik, dan Angel’s Billabong yang memikat dengan kolam alami. Setiap sudutnya begitu fotogenik, cocok banget buat kamu yang gemar hunting foto Instagramable.
6. Berburu Kuliner Halal
Bali punya banyak pilihan kuliner halal yang menggugah selera. Contohnya ayam betutu khas Gilimanuk yang terkenal dengan bumbunya yang kaya dan aroma smokey yang khas.
Selain itu, kamu bisa menemukan sate lilit versi halal di warung-warung sekitar Denpasar, yang dibuat dari ikan segar dengan cita rasa autentik khas Bali.
Bagi muslim traveler yang ingin suasana lebih modern, kawasan Canggu dan Seminyak menawarkan banyak kafe dengan menu internasional maupun fusion. Suasananya cozy, cocok untuk nongkrong santai sambil tetap merasa aman soal pilihan makanan.
7. Nikmati Sunset di Tanah Lot atau Uluwatu
Tanah Lot dan Uluwatu adalah dua spot ikonik di Bali yang paling populer untuk menikmati sunset. Siluet pura di tepi tebing dan laut lepas menjadi pemandangan yang memukau saat matahari perlahan tenggelam. Suasana syahdu dengan deburan ombak membuat momen sore terasa begitu istimewa, cocok dijadikan penutup perjalanan liburan.
Khusus di Uluwatu, pengalaman semakin lengkap dengan pertunjukan Tari Kecak yang digelar menjelang senja. Cahaya matahari terbenam berpadu dengan nyanyian khas dan gerakan para penari menciptakan atmosfer magis yang sulit dilupakan. Menyaksikan sunset sekaligus budaya Bali di satu waktu menjadikan akhir pekan panjang terasa lebih berkesan dan penuh cerita. (Dedi Sumartana/balipost)