Kapolri Jenderal Pol Listiyo Sigit Prabowo didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. (BP/Antara)

BOGOR, BALIPOST.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memastikan proses penegakan hukum insiden tewasnya seorang pengendara ojol, Affan Kurniawan (21), yang dilindas kendaraan taktis (rantis) berlangsung cepat dan transparan.

Ia mengatakan tujuh anggota kepolisian yang terlibat insiden sudah diperiksa secara maraton. “Proses penanganan oleh Propam sudah berlangsung dan saya sudah perintahkan dilaksanakan secara maraton. Kemarin sudah disampaikan, dalam waktu satu minggu sidang etik harus siap digelar,” kata Kapolri didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto usai keduanya pulang dari kediaman Presiden Prabowo di Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (30/8).

Baca juga:  TNI AL Berduka, Prajurit Diinstruksikan Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Dikutip dari Kantor Berita Antara, Kapolri mengatakan penyelesaian kasus ini menjadi prioritas agar masyarakat mendapat kepastian hukum sekaligus menjawab keresahan publik.

Ia menegaskan, selain sidang etik, tidak menutup kemungkinan langkah hukum lain ditempuh jika ditemukan kesalahan yang harus diproses secara tegas.

“Ruang sudah kami buka untuk Kompolnas maupun lembaga hukum terkait agar bisa mengakses dan mengikuti proses penanganan,” ujarnya.

Jenderal Listyo juga menekankan bahwa transparansi dalam penanganan perkara ini akan menjadi bukti komitmen Polri menegakkan aturan tanpa pandang bulu.

Baca juga:  Polisi Selidiki Tewasnya Diplomat Kemlu

“Ini penting untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa kami serius menindaklanjuti kasus yang menimbulkan korban jiwa tersebut,” katanya.

Kapolri menyebut, penyelesaian cepat dan terbuka diharapkan dapat meredakan kegelisahan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Ke depan, kami pastikan langkah penegakan disiplin akan berjalan tegas sekaligus memberikan rasa keadilan,” ujar Kapolri. (kmb/balipost)

BAGIKAN