Kegiatan gotong royong membersihkan sampah di pantai. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Ala ayuning dewasa dalam tradisi Bali mengacu pada pedoman penentuan hari yang baik (ayu) dan kurang cocok (ala) melalui sistem penanggalan tradisional seperti wuku, sasih, panglong, dan alahing dewasa.

Meskipun kalender menyediakan panduan, untuk keputusan penting seperti pelantikan atau upacara adat disarankan berkonsultasi langsung dengan pemangku adat setempat agar sesuai konteks spiritual, adat, dan lokasi.

Berikut ala-ayuning dewasa menurut kalenderbali.org untuk Jumat, 29 Agustus 2025:

Baca juga:  Dampak Status Awas Gunung Agung, Cari Material Bangunan Hingga Lumajang

Banyu Urug

Baik untuk membuat bendungan. Tidak baik untuk membuat sumur.

Dauh Ayu

Baik untuk membuat awig-awig, peraturan-peraturan atau undang-undang, dan membangun. (alahing dewasa 2)

Dewasa Ngelayang

Baik untuk membangun rumah, membuat jukung dan sejenisnya.

Kala Upa

Baik untuk memulai mengambil atau memelihara ternak (wewalungan).

Pepedan

Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi.

Sampi Gumarang Munggah

Baca juga:  Nedunang Ida Bhatara Digelar di Pura Penataran Agung Besakih

Tidak baik untuk menanam padi dan jagung.

Sedana Yoga

Baik untuk membuat alat berdagang, tempat berdagang, mulai berjualan karena akan membawa murah rejeki.

Semut Sedulur

Baik untuk gotong royong, kerja bakti, memulai kampanye, membentuk perkumpulan. Tidak baik untuk mengubur atau membakar mayat. (Dedi Sumartana/balipost)

BAGIKAN