Tim gabungan berada di TKP longsor di Ubung Kaja, Denpasar, Senin (20/1/2025). (BP/Dokumen Antara)

DENPASAR, BALIPOST.com – Longsor di Desa Ubung Kaja, tepatnya di Jalan Kendedes, Gang I, Banjar Petangan Gede pada Senin (20/1) menyebabkan 3 korban jiwa dan 3 orang luka-luka. Sementara dua orang lagi masih tertimbun dan sedang dicari. Demikian disampaikan Sekretaris BPBD Bali, Gede Teja saat dikonfirmasi.

Ia mengatakan berdasarkan laporan yang diterimanya, hingga pukul 13.00 WITA, ada 8 orang korban dalam bencana yang terjadi pada pagi hari itu. Sebanyak 6 korban berhasil dievakuasi. Rinciannya 3 orang meninggal dan 3 orang selamat namun menderita luka-luka.

Baca juga:  Diperiksa Sampai Malam, Ini Pengakuan Panitia HUT Komunitas Motor Soal Langgar Prokes

Sementara itu dua lagi masih dilakukan pencarian. “Dua orang masih tertimbun dan sedang dilakukan pencarian,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, senderan tanah warga di Jalan Kendedes Gang I, Banjar Petangan Gede, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, ambrol, Senin (20/1) pagi. Dalam peristiwa itu, lima rumah terdampak dan dua kamar terkubur material longsoran.

Berdasarkan informasi dari tempat kejadian, ada 8 orang menjadi korban dalam bencana ini. Seluruh korban berasal dari Jawa Timur, dan berpindah-pindah kos sesuai proyek yang dikerjakan.

Baca juga:  Dugaan Korupsi Kapal Ikan, Konsultan Pengawas Dijebloskan ke LP Kerobokan

Di Jalan Kendedes I, Desa Ubung Kaja, mereka baru menetap sekitar dua minggu dan tidak memprediksi akan terjadi bencana tanah longsor. “Gak membaca situasi, kemarin itu pas pindahan saya tanya depannya longsor duluan tapi di sini sebelum ada proyek tidak ada potensi longsor, tapi setelah ada fondasi proyek (di atas rumah kos) mungkin getaran jadi kurang kuat,” ujar Edi salah satu rekan korban. (Ketut Winata/balipost)

Baca juga:  Ini Jadwalnya! Cek Pemeliharaan Jaringan Listrik di Bali pada 15 Oktober 2025
BAGIKAN