Tim gabungan melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) di jalur mudik Denpasar-Gilimanuk yang masuk wilayah Tabanan. (BP/Istimewa)

TABANAN, BALIPOST.com – Guna memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) yang berkualitas menjelang hari raya Idul Fitri, Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Tabanan bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabanan melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) di wilayah tersebut. Hasilnya, tidak ditemukan adanya modus kecurangan dari SPBU yang disasar.

Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP I Komang Agus Dharmayana, Minggu (7/4) mengatakan, monitoring dilaksanakan pada Jumat (5/4) dan berfokus pada SPBU di jalur mudik Lebaran seperti di Jalan By-pass Ir. Soekarno, Desa Delod Peken, Kecamatan/Kabupaten Tabanan, serta SPBU di Jalan By-pass Ir. Soekarno, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Unit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Tabanan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan melakukan serangkaian tindakan preventif guna mengantisipasi modus kecurangan, termasuk penggunaan alat dispenser yang dapat memanipulasi takaran BBM serta pengubahan zat perubah warna BBM jenis Pertalite menjadi Pertamax.

Baca juga:  Tim Gabungan Bongkar Baliho dan Spanduk Kedaluwarsa

Jenis pengawasan yang dilakukan seperti memonitoring pengisian BBM. Tim melakukan pengawasan terhadap proses pengisian BBM oleh petugas SPBU ke kendaraan pembeli guna memastikan tidak ada penyimpangan. Lalu, tim juga melakukan pengecekan terhadap takaran BBM yang keluar dari mesin BBM untuk mencegah adanya kecurangan volume BBM yang dikeluarkan oleh mesin SPBU.

“Hasil pengecekan, tidak ditemukan adanya pengurangan takaran BBM. Pengawas dan petugas SPBU juga terbukti mematuhi dan mentaati ketentuan dari Pertamina untuk menghindari keluhan dari masyarakat atau konsumen,” terangnya.

Baca juga:  Ciri-ciri Pelaku Pembunuhan di Sempidi Sudah Dikantongi Polisi

Selain pengecekan, tim pada kesempatan tersebut juga memberikan imbauan kepada pengawas dan petugas SPBU agar tidak melakukan praktik kecurangan yang dapat merugikan konsumen atau masyarakat, terutama menjelang hari raya Idul Fitri. “Monitoring dan pengecekan ini dilakukan untuk memberikan kepastian pada masyarakat akan ketersediaan BBM yang berkualitas dan transparansi dalam proses pengisian BBM di SPBU Tabanan menjelang hari raya Idul Fitri,” pungkasnya. (Puspawati/balipost)

Baca juga:  Masyarakat Bali Tak Perlu Risau Soal Ormas Radikal

 

BAGIKAN