Sekda Dewa Indra didampingi Kadisbud Bali, I Gede Arya Sugiarta bersama 2 orang sastrawan peraih penghargaan Bali Kerthi Nugraha Mahottama pada menutup BBB VI Tahun 2024, di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Art Center, Denpasar, Sabtu (2/3) petang. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pergelaran Bulan Bahasa Bali (BBB) VI Tahun 2024 telah berlangsung selama sebulan penuh. Dimulai sejak 1 Februari 2024, BBB VI Tahun 2024 resmi ditutup oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Art Center, Denpasar, Sabtu (2/3) petang.

Pada penutupan BBB VI yang mengusung tema “Jana Kerthi Dharma Sadhu Nuraga” ini diserahkan piagam penghargaan Bali Kerthi Nugraha Mahottama kepada 2 orang sastrawan yang konsisten menjaga, melestarikan, dan mengembangkan bahasa, aksara, dan sastra Bali. Yaitu, I Wayan Seregeg, S.Pd., dan I Wayan Mudita Adnyana.

Selain itu, pada penutupan BBB VI ini  juga diserahkan Sertifikat Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) ke Dinas Kebudayaan Provinsi Bali terkait Ngaben, Melukat dan Hari Suci Nyepi.

Baca juga:  Vaksinasi Massal, Dua Orang Dibopong

Kepada Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan terkait Jukut Gonda dan Megandu Tabanan. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem terkait Tari Rejang Gede.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangli terkait Loloh Cemcem dan Nganten Massal Pengotan Bangli. Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng terkait Sampi Gerumbungan dan Mengarak Sokok. Dinas Kebudayaan Kabupaten Klungkung terkait Tenun Rangrang Nusa Penida, Kerajinan Genta, Kerajinan Gamelan Klungkung dan Uyah Kusamba. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana terkait Tenun Cagcag Jembrana, Bumbung Kepyak dan Kendang Mebarung. Dinas Kebudayaan Kota Denpasar terkait Lukisan I Gusti Made Deblog dan Tari Baris Kekupu Banjar Lebah Denpasar.

Baca juga:  Dari Bali Semakin Merah hingga Target Tes COVID-19 Bali Dinaikkan

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, I Gede Arya Sugiartha mengatakan bahwa BBB VI Tahun 2024 telah terselenggara dengan baik dan lancar. Terdapat berbagai kegiatan yang dilakukan selama BBB VI berlangsung, seperti Utsawa Nyurat Lontar dan  Mengetik Aksara Bali menggunakan Keyboard yang telah diikuti oleh 600 siswa SMA/SMK serta mahasiswa.

Selain itu, sebanyak 852 peserta duta kabupaten/kota mengikuti Wimbakara atau lomba-lomba. Selanjutnya sebanyak 606 peserta mengikuti Widyatula serta berbagai kegiatan lainnya.

Sekda Dewa Indra mengapresiasi atas terselenggaranya BBB VI Tahun 2023, yang merupakan upaya dari pemerintah dalam melestarikan Bahasa Bali. Untuk itu, Dewa Indra berharap peringatan Bulan Bahasa Bali tidak hanya menjadi euforia simbolisasi semata melainkan upaya generasi muda secara aktif melestarikan Bahasa Bali terlebih di tengah gempuran budaya globalisasi.

Baca juga:  Gempa 6,0 SR, Guncangannya Terasa di Seluruh Bali

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Dewa Indra menyerahkan piagam penghargaan kepada para pemenang lomba/wimbakara BBB VI Tahun 2024, serta ditutup dengan peluncuran tema Bulan Bahasa Bali VII Tahun 2025, yaitu Jagat Kerthi – Jagra Hita Samasta. “kepada para pemenang lomba serta kepada yang mendapatkan penghargaan saya ucapkan selamat. Semoga ke depannya yang belum mendapatkan juara akan lebih meningkatkan prestasinya, sehingga muncul generasi-generasi muda yang fasih dan cinta akan Bahasa Bali,” tandas Sekda Dewa Indra. (Ketut Winatha/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *