PDIP menggelar secara serentak Pasar Gotong Royong untuk membantu petani buah saat panen raya, Sabtu (23/12). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – PDI Perjuangan menggelar Pasar Gotong Royong bertajuk “Bantu Petani Panen Raya Buah” pada Sabtu (23/12) pagi. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di Kabupaten se-Bali mulai pukul 07.00 WITA dipimpin Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, Dr Ir Wayan Koster MM.

Pasar Gotong Royong digelar dalam rangka menyambut panen raya buah sekaligus untuk membantu kesejahteraan para petani. Pasar Gotong Royong ini sejalan dengan kebijakan Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster sekaligus melaksanakan Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan, dan Industri Lokal Bali.

Baca juga:  Tiga Wanita Diadili, Gasak Uang Tunai Pelanggannya yang Mabuk

Buah lokal Bali yang dijual dalam kegiatan ini, antara lain, mangga, manggis, pepaya, durian, anggur, salak, dan pisang. Mereka yang berjualan dalam pasar tersebut adalah kelompok petani buah-buahan atau pedagang. Sedangkan yang membeli adalah kader partai dan masyarakat di masing masing kabupaten.

Wayan Koster hadir di Taman Kota Singaraja, Buleleng, dengan didapingi sang istri, Putu Putri Suastini Koster. Menurut Wayan Koster, Pasar Gotong Royong ini dilaksanakan untuk membantu petani yang kini sedang musim panen buah, agar penjualan meningkat dengan harga yang pantas. Sesuai ideologi marhaen, PDI Perjuangan berkomitmen kuat membantu patani buah-buahan. Untuk itulah PDI Perjuangan membantu petani dengan mengajak semua kadernya bersama masyarakat berbelanja, sampai buah lokal Bali yang dijual hari itu habis terjual.

Baca juga:  Hitung Cepat, Ini Hasil Sementara Dana-Dipa Lawan Massker

“Ini adalah komitmen kepada wong cilik atau marhaen. Musim panen raya buah telah tiba, cintailah petani Bali. Belilah produk pertanian Bali agar para petani di Bali sejahtera,” ujar Wayan Koster yang juga Gubernur Bali periode 2018-2023 dalam keterangan tertulisnya. (kmb/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *