Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa saat menyerahkan cendera mata kepada Penjabat Sekda Kabupaten Gowa Haji Abdul Karim, Kamis (16/11). (BP/Istimewa)

MAKASSAR, BALIPOST.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Karangasem melaksanakan kegiatan studi banding ke Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (16/11). Rombongan yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa didampingi Kepala BPKAD itu, melakukan kegiatan ini terkait pengelolaan pajak dan objek wisata di wilayah Kabupaten Gowa.

Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa, mengungkapkan, kalau tujuan dari kegiatan ini adalah untuk sharing informasi terkait pengelolaan pajak daerah serta objek pariwisata yang ada di Kabupaten Gowa Makassar ini. Sehingga pihaknya dapat mengetahui potensi pendapatan dari Gowa ini seperti apa, termasuk cara pengembangan objek pariwisata yang ada di wilayah ini.

Baca juga:  Produk Tembakau Alternatif Mulai Banyak Beredar di Indonesia, Penelitian Soal Ini Masih Minim

“Kami berharap melalui kegiatan studi banding ini, nantinya kami mendapatkan ilmu baru terkait pengelolaan pajak dan objek wisata, sehingga bisa menjadi bagian penting untuk kami serap dan bawa ke Kabupaten Karangasem,” ucapnya.

Artha Dipa menegaskan, kalau hingga saat ini Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang paling besar disumbangkan dari sektor MBLB dan pariwisata. Karena, hasil erupsi Gung Agung puluhan tahun silam menghasilkan material yang dijual untuk pembangunan proyek di Bali maupun luar Bali. Sedangkan, untuk objek pariwisata yang menjadi andalan Karangasem, diantaranya Taman Soekesada Ujung, Tulamben dan objek yang lainnya untuk menunjang pendapatan Karangasem.

Baca juga:  Pemkab Karangasem Bantu Bedah Rumah Korban Bencana

Sementara itu, Pejabat Sekda Gowa Haji Abdul Karim, menjelaskan, untuk mendongkrak PAD di Kabupaten Gowa, pihaknya mengembangkan pariwisata, sehingga bermunculan investor di Kabupaten Gowa ini. “Kita juga dikembangkan wisata lain untuk pendapatan daerah. Bahkan tahun ini kita kembangkan lima destinasi wisata baru yang dikembangkan di Gowa, semoga tahun ini bisa diselesaikan,” katanya. (Adv/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *