Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko saat mengunjungi Pelabuhan Sanur. (BP/ara)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pelabuhan Sanur yang telah beroperasi sejak akhir tahun 2022, kini semakin ramai. Kondisi operasional Pelabuhan Sanur tersebut, Jumat (22/9) dikunjungi Kepala Staf Kepresidenan RI, Moeldoko.

Kehadiran Moeldoko diterima Pj.Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya, Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara dan KSOP Benoa, R Sadeli.

Moeldoko mengatakan pihaknya juga telah memantau sejumlah persoalan yang terjadi di Pelabuhan Sanur ini. Seperti masalah kemacetan, masalah lingkungan, serta pengelolaan.

Baca juga:  Tambahan Kesembuhan Bali Pecah Rekor, Sayangnya Kasus Baru Lampaui 1.000 dan Kematian Capai Puluhan

Ke depan, pihaknya berharap dilakukan pengelolaan secara kolaboratif antara daerah dan pusat. Karena dengan pengelolaan kolaboratif ini, semua akan kebagian.

Dikatakan, pihaknya sangat berterimakasih kepada pemerintah daerah, kementerian perhubungan dan KSOP yang telah berhasil membangun pelabuhan ini. Pelabuhan ini merupakan salah satu dari 61 proyek strategis nasional (PSN) yang sudah selesai.

Pembangunan  PSN ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tidak ada niat untuk menyengsesarakan rakyat.

Baca juga:  Bali Kelihatan Maju Tapi Keropos

Terkait sejumlah persoalan yang disampaikan, pihaknya akan melakukan rapat dengan kemenhub untuk mencari solusi. “Persoalan yang tadi disampaikan, seperti masalah lingkungan, karena mejadi macet, perlu ada solusi, berikutnya bagaimana pengelolaan pelabuhan ini mesti pas, ada masukan Pj. Gubernur perlu kolaborasi pengelolaan pusat dan daerah, sehingga daerah dapat juga,” ujarnya.

Misalnya saja, masalah parkir yang perlu dikelola dengan baik, sehingga mampu menjadi PAD juga bagi daerah. “Tugas kami menjembatani dengan baik,” ujar Moeldoko. (Asmara Putera/balipost)

Baca juga:  Dari Indonesia Belum Bisa Buka Penerbangan Internasional untuk Gaet Wisman hingga Presiden Putuskan Cabut Lampiran Perpres Soal Miras
BAGIKAN