Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini memberikan pemaparan dalam konferensi pers Indeks Harga Konsumen (IHK) Mei 2023 di Jakarta, Senin (5/6/2023). (BP/Ant)

JAKARTA, BALIPOST.com – Komoditas bawang merah menjadi penyumbang tertinggi terhadap inflasi Mei 2023 dari komponen bahan makanan dengan inflasi sebesar 7,92 persen dan andil 0,03 persen terhadap inflasi nasional. Demikian dilaporkan Badan Pusat Statistik (BPS).

“Bawang merah tercatat sebagai komoditas dengan andil terbesar terhadap inflasi nasional pada Mei 2023,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam Rilis Perkembangan Indeks Harga Konsumen Mei 2023 di Jakarta, seperti dikutip dari Kantor Berita Antara, Senin (5/6).

Baca juga:  Ratusan Triliun, Potensi Kerugian Ekonomi Indonesia Akibat Perubahan Iklim

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional, harga bawang merah mengalami kenaikan sebesar 1,79 persen dari Rp 39.200 menjadi Rp 39.900 per 5 Juni 2023. Sementara harga bawang putih naik sebesar 5,38 persen dari Rp 37.150 menjadi Rp 39.100.

Bahan makanan lain yang juga menjadi kontributor tertinggi terhadap inflasi Mei 2023 adalah daging ayam ras dengan inflasi 2,10 persen dan andil 0,03 persen, ikan segar dengan inflasi 0,93 persen dan andil 0,02 persen, serta telur ayam ras dengan inflasi 2,93 persen dan andil 0,02 persen.

Baca juga:  Ekonomi Bali Kembali Minus di Triwulan III, Ini Lapangan Usaha Alami Kontraksi Terdalam

Secara keseluruhan, komponen bahan makanan mengalami inflasi sebesar 0,50 persen dengan andil 0,10 persen pada Mei 2023. (Kmb/Balipost)

BAGIKAN