Apel penutupan operasi pengerahan personel dan armada bertepatan hari ketujuh pencarian WNA yang tenggelam di Pantai Saba. (BP/Istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Pencarian seorang WN asal Rusia berinisial VK (33) yang tenggelam di Pantai Saba, Blahbatuh, Rabu (19/4) dihentikan pada Selasa (25/4). Hal ini dikarenakan hingga hari ketujuh, pencarian VK tidak membuahkan hasil.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar, Ida Bagus Putu Suamba, didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, IGN Dibya Presasta mengatakan dalam pencarian korban difokuskan patroli darat. Namun belum mendapatkan tanda-tanda korban.

Baca juga:  Kawasan Ulundanu Beratan akan Ditata

Dibya menyampaikan upaya pencarian hari ketujuh melibatkan Basarnas Bali, Sat Brimob Polda Bali, Dit Samapta Polda Bali, Polairud Polres Gianyar, PMI, Polsek Blahbatuh, BPBD Gianyar, dan Balawista Gianyar. “Kegiatan pencarian hari ketujuh masih fokus patroli darat melibatkan seluruh tim SAR,” ucapnya.

Ia memaparkan dalam patroli darat menyisir kawasan pantai di wilayah Gianyar. Penyisiran laut tepi pantai melibatkan 8 regu. “Patroli hari ketujuh dimulai pukul 08.30 Wita hingga pukul 14.00 WITA, WNA belum ditemukan,” jelasnya.

Baca juga:  Dari Bali Tambah Puluhan Kasus COVID-19 hingga Warga Gerudung DPRD Karangasem

Dibya menambahkan memasuki hari ketujuh dilaksanakan apel penutupan operasi pengerahan personel dan armada. “Selanjutnya, dilakukan operasi gabungan kembali bila ditemukan tanda atau ada laporan masyarakat terkait tanda-tanda penemuan korban WNA,” tegasnya.

Sebelumnya, VK bersama teman wanitanya NB berkebangsaan Rusia memgunjungi Pantai Saba sekitar pukul 17.45 WITA. Saat berenang, mereka berdua tiba- tiba dihantam gelombang yang tinggi.

NB berhasil berenang dan menyelamatkan diri dari gulungan ombak. Sementara korban saat berenang kehabisan tenaga dan kelelahan sehingga terseret arus dan tenggelam. (Wirnaya/balipost)

Baca juga:  10 Bulan Terakhir, Basarnas Bali Tangani Puluhan Kecelakaan dan Bencana
BAGIKAN