Pesepak bola Bali United Privat Mbarga melewati pemain PSS Sleman, dalam lanjutan Kompetisi Liga 1 di Stadion Manahan Solo, Senin (19/12) malam. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com РTim Bali United yang menghuni papan atas harus mengakui keunggulan lawannya PSS Sleman, dengan skor 1-2, dalam lanjutan Kompetisi Liga 1, di Stadion Manahan Solo. Senin (19/12) malam. Atas hasil ini, tim Serdadu Tridatu yang mengemas poin 30, turun satu strip  ke peringkat ketiga, di bawah PSM Makassar (32) dan Borneo FC Samarinda (31).

Sedangkan tim Super Elang Jawa, yang dipoles pelatih Seto Nurdiantoro, dari urutan 16 melonjak ke peringkat 12, seraya meraup nilai 16. Bali United yang didampingi Asisten Pelatih Antonio Claudio unggul lebih dulu di menit 50 melaui tandukan bomber M. Rahmat.

Baca juga:  Hardyshotels Apresiasi Kebijakan Gubernur Bali Tertibkan Usaha Pariwisata

Berawal dari tendangan bebas Eber Bessa, umpan bola lambung ke mulut gawang, disongsong sundulan Rahmat hingga mengoyak gawang PSS Sleman yang dikawal kiper M. Ridwan. Keunggulan Bali United membuat PSS berupaya mengejar ketertinggalan, sembari main terbuka.

Alhasil, Jose Valente menukik ke jantung pertahanan Serdadu Tridatu, menerobos beberapa pemain belakang Bali United. Selanjutnya, Jose Valente mencocorkan bola ke gawang, dan gagal diselamatkan kiper M. Ridho. Gol yang tercipta di menit 62 ini, membuat skor imbang 1-1.

Baca juga:  Spaso Bertekad Bawa Bali United Berprestasi di Piala AFC

Sebutir gol lagi penentu kemenangan PSS Sleman, dilesakkan Jihad Ayoubdi menit 79. Meskipun pemain defender Bali United sudah memasang pagar betis rapat, namun sepakan Jihad Ayoub ke sudut kiri atas gawang tak mampu dibendung penjaga gawang M. RIdho, walaupun sambil menjatuhkan diri.

Tim Bali United sudah kalah, ditambah pemain belakang jangkung 196 cm, Willian Pacheco diusir wasit Aprisman Aranda, 2 menit menjelang bubaran.

Baca juga:  Kadek Arel Bergabung di Timnas U-16

Pascalaga, Asisten Pelatih Antonio Claudio, mengakui, pasca unggul 1-0, asuhannya punya sederet peluang emas, tetapi lemah dalam penyelesaian akhir, sehingga tidak mampu dikonversi menjadi gol.

Pemain Bali United Haudi Abdillah tentu kecewa dengan hasil ini. “Kami sportif mengakui kekalahan, dan tidak menyalahkan jadwal, semoga tim kami bisa bangkit pada laga berikutnya, dan meraup nilai 3,” kata Haudi. (Daniel Fajry/balipost)

BAGIKAN