Tangkapan layar Direktur Network Telkomsel, Nugroho dan Direktur Sales Telkomsel, Adiwinahyu B. Sigit memberikan penjelasan kesiapan Telkomsel menghadapi Nataru. (BP/iah)

DENPASAR, BALIPOST.com – Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang tinggal menghitung hari dipersiapkan sebaik mungkin oleh Telkomsel. Operator yang memiliki 160-an juta pelanggan di Indonesia ini menyiagakan seratusan posko dan peningkatan point of interest (POI) di seluruh Indonesia.

Menurut Direktur Network Telkomsel, Nugroho, Senin (19/12), dalam keterangan pers dipantau secara virtual, di akhir tahun ini aktivitas masyarakat akan mengalami peningkatan seiring melandainya kasus COVID-19. Berbeda dengan 2 tahun belakangan saat Indonesia dilanda pandemi, perayaan Nataru tahun ini diprediksi akan lebih tinggi aktivitasnya.

Ia juga menyampaikan selain mempersiapkan jaringan, layanan, dan produk, pihaknya juga melakukan berbagai kegiatan corporate social responsibility untuk berbagi kebahagiaan di tengah perayaan Natal. Roadshow Natal 2022, ini menyasar panti asuhan yatim piatu dan lansia dari panti jompo yang difokuskan pada empat wilayah, yaitu Ambon (8 Desember 2022), Solo (12 Desember 2022), Medan (15 Desember 2022), dan Bogor (20 Desember 2022).

Baca juga:  Dorong Pemberdayaan UMKM, Telkomsel Gandeng Startup The NextDev

Sementara itu, Senior VP Consumer Sales Operation Telkomsel, Gilang Prasetya menjelaskan terdapat 493 POI atau titik keramaian yang diantisipasi trafiknya menyambut Nataru. Rinciannya, Sumatera sebanyak 161 POI, Jabotabek Jabar sebanyak 85 POI, Papua, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan (Pamasuka) 84 POI, dan Jawa Bali 163 POI. Sedangkan untuk posko siaga mencapai 140 pos di seluruh Indonesia.

Ditambahkan Vice President Network Assistant, Security and Operation Center, Galumbang Pasaribu, proyeksi pertumbuhan trafifk akan terjadi di sejumlah layanan utama Telkomsel. Pada layanan data, diperkirakan kenaikan 17,6 persen saat Nataru dibandingkan trafik normal. Sedangkan jika dibandingkan tahun lalu, diprediksi kenaikan layanan data akan mencapai 19,1 persen.

Baca juga:  KPK Sebut Ini Salah Satu Sebab Kepala Daerah Korupsi

Ia menyebutkan untuk digital services, kenaikan tertinggi diprediksi terjadi pada e-commerce yang mencapai 35 persen dari trafik normal. “Peningkatan digital service dari e-commerce ini diperkirakan karena adanya kebutuhan belanja di akhir tahun dari pelanggan,” jelasnya.

Selain e-commerce, peningkatan juga diprediksi terjadi pada social network 31,7 persen, communication 27,8 persen, streaming video 29,4 persen, mobile games 18,6 persen, dan browsing sebesar 24,1 persen. Untuk menunjang peningkatan kebutuhan layanan data itu, ia mengatakan Telkomsel sudah menyediakan infrastruktur yang memadai. Sebanyak 196 ribu BTS LTE dioperasikan dengan menjangkau 96,56 persen populasi.

Baca juga:  Tahun Depan, Bali akan Jadi Provinsi Pertama yang Tuntas PTSL nya

Disiapkan juga 61 mobile combat yang akan didistribusikan sesuai kebutuhan di seluruh Indonesia. “Virtual posko disiagakan selama 24 jam dengan didukung 1.106 personel dan 987 mitra,” imbuhnya.

Ia pun memastikan Bali akan mendapatkan perhatian pula karena merupakan destinasi wisata akhir tahun yang populer. Galumbang meyakinkan bahwa layanan Telkomsel di Bali tak akan berbeda jauh kualitasnya dengan pelaksanaan rangkaian G20 Presidensi Indonesia yang berakhir di pertengahan November itu. “Untuk di Bali karena sudah bagus saat G20, tidak akan diturunkan kualitasnya,” tegasnya. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN