Warga Narapidana perempuan menerima rapot. (BP/Asa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Mendekam di Lapas Perempuan Kelas II A Kerobokan bukan berarti narapidana tidak dapat mengikuti pendidikan sebagaimana layaknya dunia luar. Namun narapidana perempuan bisa mengenyam pendidikan lewat jalur Kejar Paket A,B, dan C di Lapas Perempuan, persisnya di Menara Cantik Lapas Perempuan Kerobokan.

Menariknya, narapidana tersebut layaknya siswi di luar, pada Senin (19/12) juga menerima hasil belajar atau rapor di Sekolah Merdeka Jegeg, yang merupakan sekolah khusus warga binaan pemasyarakatan Lapas Perempuan Kelas II A Kerobokan.

Baca juga:  Wanita Bali Tak Hanya "Majejahitan"

“Pembagian rapor ini merupakan bentuk hasil evaluasi atau laporan hasil kegiatan belajar dari peserta didik yang merupakan WBP peserta kejar paket selama satu semester. Ini merupakan pembagian rapor pertama bagi WBP,” jelas Kalapas Perempuan Kerobokan, Ni Luh Putu Andiyani.

Lanjut dia, WBP yang ikut Kejar Paket A setara SD 18 WBP, Kejar B setara SMP 8 WBP, Kejar Paket C setara SMA ada 17 WBP.

Baca juga:  Covid-19 dan PMK Bisa Ganggu Kamtibmas Jelang G20

Kakanwil Kemenkumham Bali, Anggiat Napitupulu menyampaikan sekolah kejar paket itu merupakan salah satu pemenuhan hak warga binaan dalam memperoleh pendidikan. “Tujuan terselenggaranya program kejar paket ini adalah agar para WBP mendapatkan pendidikan baik bagi yang belum sempat mengenyam bangku pendidikan maupun melanjutkan pendidikan yang sempat terputus,” tandas Anggiat. (Miasa/balipost)

BAGIKAN