Puing-puing barang dan toko di Lantai 2 Pasar Mengwi pascakebakaran, Rabu (30/11/2022). (BP/Dokumen)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Korban kebakaran Pasar Desa Adat Mengwi, Kabupaten Badung mendapatkan stimulan dari pemerintah setempat. Bantuan ini rencananya akan diserahkan Sabtu (3/12) ini oleh Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung, I Wayan Darma, saat dikonfirmasi Jumat (2/12) membenarkan, pihaknya akan melakukan penyerahan stimulan kepada korban kebakaran Pasar Mengwi. “Iya, Sabtu akan diserahkan stimulan korban bencana oleh Bapak Bupati Badung. Rencana awal akan diserahkan pukul 11.00 WITA,” ungkapnya.

Baca juga:  Kapolda akan Usut Sindikat Kaburnya Napi Asing LP Kerobokan

Menurutnya, terdapat 17 orang pemilik kios yang diberikan stimulan dari 57 kios yang terbakar. Besaran bantuan yang diberikan pun beragam dari Rp 8 Juta hingga Rp 100 Juta. “Ada 17 pemilik yang mendapatkan stimulan. Sejatinya 17 pemilik ini merupakan pemillik dari 57 kios yang terbakar, jadi satu orang memiliki lebih dari satu kios,” ujarnya.

Bantuan yang diberikan, diharapkan dapat membangun usahanya kembali, sehingga dapat beraktifitas seperti sediakala. “Besarannya bervariasi, tergantung jenis dan jumlah dagangannya, tapi paling tingggi itu Rp 100 juta, namun hanya satu orang yang dapat bantuan Rp 8 Juta. Namun, kami berharap bantuan yang diberikan dimanfaatkan untuk melanjutkan usahanya,” katanya.

Baca juga:  Tangani Kasus Narkoba Anak Penjabat di Badung, Kejari Tunjuk 3 Jaksa

Sekretaris Daerah Kabupaten Badung, I Wayan Adi Arnawa juga mengatakan, Pemerintah Kabupaten Badung sudah membuat regulasi yang memungkinkan memberikan stimulus kepada masyarakat yang terkena bencana, mudah-mudahan dengan regulasi baru ini, bantuan bisa secepatnya dilakukan. “Yang paling penting stimulan ini saat nanti dilakukan relokasi kios, para pedagang dapat menggunakannya sebagai modal awal untuk kembali membuka usahanya di tempat yang akan disiapkan oleh Desa Adat,” katanya.

Baca juga:  Kemacetan Gilimanuk Picu Penundaan Bus AKAP, Ribuan Pemudik Tertahan di Terminal Mengwi

Ia mengajak masyarakat khususnya pedagang yang terdampak untuk tetap tenang, jangan panik, sudah jelas pemerintah hadir di tengah masyarakat. (Parwata/balipost)

BAGIKAN