Rumah milik I Wayan Mudiasa, di Banjar Dinas Pegubugan, Desa Duda, Kecamatan Selat kembali diterjang air bah, pada Selasa (25/10). (BP/Istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Untuk kali kedua rumah milik I Wayan Mudiasa, di Banjar Dinas Pegubugan, Desa Duda, Kecamatan Selat, diterjang air bah, pada Selasa (25/10). Atas kejadian itu, rumah tidak bisa ditempati lantaran masih dipenuhi dengan material.

Mudiasa, menuturkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00. Sebelum air bah kembali menerjang rumahnya, wilayah tersebut sempat di guyur hujan deras. “Hujannya mulai turun sekitar pukul 12.00, dan sekitar pukul 16.00 air bah menerjang,” ucapnya.

Baca juga:  Bupati Jembrana Harapkan Program CSR Tepat Sasaran

Menurut, Mudiasa, saat air bah menerjang memang rumah sudah dalam keadaan kosong alias tidak ada penghuni. Pasalnya, dua KK yang tinggal di rumah sudah berpindah. Sebab, sebelum kejadian ini, rumah tersebut juga sempat diterjang air bah ketika Senin (17/10) lalu. Sehingga tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Pasca kejadian itu saya bersama keluarga belum berani tinggal dirumah ini karena masih trauma, akibat kejadian itu. Untuk sementara, rumah tidak bisa ditempati karena banyak material lumpur, di luar maupun di dalam ruangan,” jelasnya. (Eka Parananda/balipost)

Baca juga:  Puluhan Rumah Warga Rusak Akibat Gempa
BAGIKAN