Dewa Gede Alit Mudiarta dilantik menjadi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gianyar Tahun 2022-2026. (BP/Istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Setelah melalui tahapan pemilihan, Dewa Gede Alit Mudiarta dilantik menjadi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gianyar Periode 2022-2026. Pengurus KONI Gianyar dilantik Ketum KONI Bali I Gusti Ngurah Oka Darmawan di Balai Budaya Gianyar, Sabtu (8/10).

Wakil Bupati Anak Agung Gde Mayun menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus Koni Gianyar masa bakti Tahun 2022-2026. “Pengurus yang dilantik dapat mengemban amanat dengan baik dan bertanggung jawab dalam melaksanakan visi dan misi organisasi,” ucapnya.

Baca juga:  Panwaslu Temukan 1.856 DPS Ganda

Wabup berharap Ketum KONI yang baru mampu merangkul seluruh potensi yang ada. Khususnya, dalam perbaikan, penyempurnaan, dan revitalisasi yang nantinya semakin mengangkat prestasi dan pembinaan olahraga di Kabupaten Gianyar.

Untuk mengukur hasil dari pembinaan yang dilakukan, perlu dilaksanakan berbagai kejuaraan-kejuaraan olah raga di tingkat kabupaten. Hal ini untuk membiasakan para atlet dalam berkompetisi serta mengevaluasi berbagai kekurangan-kekurangan yang ada. “Melalui kejuaraan atau turnamen yang rutin diselenggarakan, saya yakin akan membentuk karakter para atlet usia dini melalui penanaman jiwa sportifitas, saling menghargai dan menghormati, serta semangat pantang menyerah para generasi selanjutnya, sehingga nantinya mereka siap untuk bertarung para event-event lainnya,” tegas Agung Mayun.

Baca juga:  Piala Bupati Gianyar Dikemas Mirip Porprov

Ketum KONI Bali I Gusti Ngurah Oka Darmawan berharap di bawah kepengurusan yang baru, KONI Gianyar diharapkan mampu meningkatkan prestasi keolahragaan. “Kalau bisa Gianyar dapat kembali di posisi ketiga, namun yang lebih penting adalah rasa persaudaraan, sportivitas dan bagaimana kita bisa untuk membina olahraga unggulan di masing-masing kabupaten,” harapnya.

Sebelumnya, saat pelaksanaan Porprov 2017, Gianyar berhasil menduduki posisi ke-3. Namun harus turun menjadi peringkat 4 saat Porprov Tabanan 2019.

Baca juga:  Judo Ditargetkan 5 Emas di PON Papua

Menjelang Porprov Bali Tahun 2022, Oka Darmawan menegaskan akan pentingnya fanatisme daerah, namun jangan berlebihan. “Fanatisme daerah penting dalam semua cabang olahraga namun jangan berlebihan. Yang lebih penting bagaimana olahraga bisa dinikmati dengan baik,” ucapnya. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN