Dandim 1611/ Badung Kolonel Inf. Dody Trio Hadi, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas dan Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, pimpin apel patroli skala besar. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Untuk menjamin keamanan pelaksanaan KTT G20 termasuk rangkaian kegiatannya, Polresta Denpasar, Polres Badung, Kodim 1611/Badung bersama pecalang melakukan patroli bersinggungan, Sabtu (1/10) pukul 23.00 WITA. Kegiatan berskala besar ini merupakan patroli gabungan hingga lintas batas wilayah wilayah hukum Polresta dan Polres Badung.

Tujuannya untuk mencegah kriminalitas terutama kejahatan jalanan, termasuk terorisme. Apel melibatkan personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP dan pecalang ini dilaksanakan di areal parkir Pura Petitenget, Kuta Utara, dipimpin Dandim 1611/ Badung Kolonel Inf. Dody Trio Hadi, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas dan Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes.

Terkait kegiatan ini, Dandim 1611/ Badung Kolonel Inf. Dody Trio Hadi mengatakan, Denpasar dan Badung merupakan wilayah strategis. Dua wilayah ini saling menopang dan menjaga situasi keamanan jadi sangat penting. “Kita melaksanakan kegiatan patroli gabungan ini karena ingin memberikan keamanan dan kenyamanan bagi warga, termasuk juga wisatawan yang datang ke Bali,” tegasnya.

Baca juga:  Puluhan Ribu Personel TNI-Polri Jaga Bali

Terlebih akan ada event besar yaitu Presidensi G20, dimana keamanan menjadi tanggung jawab bersama. Dengan mengelar patroli bersama mulai sekarang secara rutin ini untuk menjaga situasi keamanan Bali Khususnya Denpasar dan Badung.

“Kita harus menyakinkan kepada para Delegasi dan dunia bahwa Bali siap mengelar Presidensial G20. Harapannya dengan kegiatan ini bisa memberikan dampak positif dan juga mengajak unsur masyarakat untuk peduli terhadap keamanan. Sehingga masyarakat lebih berani melapor jika ada potensi kriminalitas atau terorisme dan gangguan lainnya,” ungkap Kolonel Dody.

Baca juga:  Penyalur Premium di Bali Bertambah 7 SPBU

Dia mengungkapkan, Kodim 1611/Badung akan selalu bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menjaga keamanan.

Sedangkan Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). KRYD kali ini cara bertindaknya yakni patroli bersinggungan yaitu patroli dengan skala besar secara bersama dan bertemu dalam lintas batas wilayah. Dengan demikian tidak ada celah bagi pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya. Kegiatan ini akan digelar secara rutin.

“Polresta Denpasar dan Polsek jajaran setiap malam bersinergi dengan TNI serta unsur Sipandu Beradat telah melakukan patroli bersama. Kali ini kita tingkatkan dengan Polres Badung,” ujarnya.

Senada dengan Dandim Badung, Kapolresta Yugo juga berharap dengan patroli tidak ada celah bagi pelaku kejahatan, seperti pepatah yang membenci aparat keamanan adalah orang yang ingin berbuat jahat. “Secara bersama-sama kita torehkan sejarah pengamanan G20 dari sekarang hingga nanti saat pelaksanaan dan tetap semangat,” ucap mantan Kapolres Sukoharjo, Jawa Tengah ini.

Baca juga:  Aparat Keamanan Terus Kejar KKB

Sementara itu Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan ini untuk menyukseskan G20. “Pada Oktober ini ada lima event, November enam event sampai Presidensi G20 tanggal 15 sampai 16 November 2022. Tentu ini tugas kita bersama pemerintah, pemerintah daerah, TNI, Polri dan desa adat untuk menjaga keamanan. Melalui elaborasi ini diharapkan dapat menanggulangi kejahatan jalanan. Karena itu kehadiran kita dilihat di jalan sangatlah penting,” kata AKBP Dedy. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN