Petinju kadet yang siap menyemarakkan Kejurda Tinju, di Lapangan Renon, 22-24 September. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pengprov Pertina Bali berniat menjaring bibit-bibit petinju dari kategori kadet dan junior. Caranya, Pertina menggelar kejurda di Lapangan Renon, pada 22-24 September.

Ketua Umum Pengprov Pertina Bali Made Muliawan Arya, di Denpasar, Kamis (15/9), mengemukakan, pihaknya akan memasang ring tinju di Lapangan Renon. Kategori dipertandingkan adalah usia 10-11 tahun, 11-12 tahun, 13-14 tahun, serta 14-15 tahun.

Sementara untuk usia siswa SMA antara 16-18 tahun, dipersiapkan ke Pra Popnas. “Saya kira pesertanya cukup lumayan, dan bersifat terbuka dari seluruh pengkab dan pengkot Pertina. Bahkan, petinju juga bisa berpartisipasi atas nama sasana,” ungkap pria yang akrab disapa De Gadjah ini.

Baca juga:  De Gadjah Gantikan Adi Wiryatama di Pertina Bali

Dijelaskannya, hingga kini tercatat 55 petinju yang menyatakan ambil bagian, dan kemungkinan bisa bertambah. “Bagi petinju juara di kelasnya khususnya kalangan siswa SMA, kami akan terjunkan ake Pra Popnas di Banjarmasin, Kalsel, Oktober 2022,” terangnya.

Bali sendiri menghuni Zona III bersama tuan rumah Kalsel, Kalteng, Jateng, Banten, DIY, dan Kalimantan Utara. Ia merinci, Pra Popnas mempertandingkan 9 kelas putra dan 6 kelas putri, namun Bali bakal mengirimkan 8 petinju putra yang juara.

Baca juga:  250 Wisman ke Indonesia Ditarget Lakukan "Sport Tourism"

Ia bertekad petinju Bali bangkit mengembalikan masa kejayaan puluhan tahun silam. Karena itu, Pertina juga serius menghekat tinju di Porprov Bali, yang mempertandingkan 13 kelas, terdiri atas 11 kelas putra, ditambah 2 kelas putri, dan melibatkan seluruh pengkab dan lengkot Pertina se-Bali. “Cabor tinju porprov mengambil venue di GOR Praja Rakcaka, Kepaon,” terang dia.

Melalui ajang porprov, dia berharap, muncul petinju wahaj baru yang siap menggantikan Julio Bria serta Kornelis Kwangu Langu. “Kami meloloskan enam petinju di PON XX Papua 2021, dan dipastikan empat petinju masih bisa naik ring lagi, guna membela Bali di PON XXI 2024,” katanya. (Daniel Fajry/balipost)

Baca juga:  Sempat Kandas 12 Jam Lebih, KMP Trisna Dwitya Kembali Berlayar
BAGIKAN