Petugas melakukan pemakaman jenazah pasien COVID-19. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Tambahan kasus COVID-19 di Bali pada Jumat (2/9) kembali mengalami kenaikan. Tapi, jumlahnya bertahan di 2 digit.

Dari data Satgas Penanganan COVID-19 Bali, tambahan kasus mencapai 65 orang. Kumulatif kasus COVID-19 di Bali mencapai 166.391 orang.

Tambahan kasus terbanyak dilaporkan Badung. Jumlahnya mencapai 24 orang. Posisi kedua adalah Denpasar dengan jumlah tambahan mencapai 18 kasus dan peringkat tiga dipegang Buleleng 6 orang.

Baca juga:  Sampah Berserakan, Pos Informasi Turis di Candidasa Terlihat Kumuh

Sementara itu, enam kabupaten juga melaporkan kasus baru. Rinciannya Bangli dan Tabanan masing-masing 5 orang, Karangasem 3 orang, Gianyar 2 orang, Jembrana dan Klungkung masing-masing 1 orang.

Sementara itu, korban jiwa akibat COVID-19 di Bali masih dilaporkan selama 12 hari berturut-turut. Jumlahnya naik dari sehari sebelumnya yang mencapai 1 orang.

Korban jiwa tercatat 2 orang dari Tabanan dan Karangasem. Kumulatif korban jiwa sebanyak 4.710 orang. Rinciannya 4.704 WNI dan 6 WNA.

Baca juga:  Menlu AS dan China Gelar Pertemuan di Bali

Tambahan pasien sembuh lebih banyak dibandingkan kasus harian. Jumlahnya juga masih di 2 digit.

Pada hari ini ada tambahan pasien sembuh sebanyak 68 orang. Sebanyak 160.845 sudah dinyatakan sembuh.

Tambahan pasien sembuh terbanyak dilaporkan Denpasar sebanyak 25 orang. Disusul Buleleng sebanyak 12 orang.

Tabanan melaporkan 8 pasien sembuh, Badung dan Gianyar masing-masing 7 orang, Bangli 4 orang, Karangasem 3 orang, dan Jembrana 2 orang. Hanya Klungkung nihil tambahan pasien sembuh.

Baca juga:  Dipantau Panglima dan Kapolri, Anggota TNI-Polri hingga Mitra Driver Gojek Divaksinasi

Jumlah kasus aktif mencapai 836 orang. Saat ini, menurut Sekretaris Satgas COVID-19 Bali, Made Rentin, terdapat 53 RS rujukan dan 6 lokasi isolasi terpusat (isoter) di seluruh kabupaten/kota. Kapasitas isoter yang disediakan menjadi 739 bed. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN