Antrean kendaraan masuk ke Jalan Tol Bali Mandara terlihat dari udara saat libur Lebaran 2022. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Kemacetan lalu lintas saat cuti bersama libur Lebaran 2022 tak hanya terjadi di ruas jalan umum. Dari pantauan, sejak beberapa hari terakhir ruas Jalan Tol Bali Mandara juga kerap mengalami kemacetan parah.

Dari data yang dimiliki Jasa Marga Bali Tol (JBT) selaku pengelola, trafik tersebut rata-rata meningkat 20 persen lebih. Menurut Manajer Operation & Maintenance PT JBT, I Putu Gandi Ginantra, saat libur Lebaran, khususnya hingga Kamis (5/5) rata-rata volume kendaraan yang melalui jalan tol sudah mencapai 25 ribuan per hari. “Capaian ini memang melebihi prediksi. Semula kita perkirakan meningkat 10 persen. Sejak awal Mei hingga saat ini, peningkatan trafik rata-rata sudah mencapai 20 persen lebih,” ungkapnya.

Baca juga:  Kunjungan Libur Panjang, Pengelola Ingatkan Wisatawan Jaga Jarak Lewat Pengeras Suara

Diakuinya, kenaikan trafik tersebut sebenarnya sudah terlihat sejak 1 Mei 2022. Namun, hingga Selasa (3/5) rata-rata trafik kendaraan yang melalui jalan tol mencapai 20 ribu per hari. Kondisi itu meningkat pada Rabu yang mencapai 30 ribu kendaraan per hari. Peningkatan diperkirakan masih akan berlanjut hingga Minggu (8/5), seiring berakhirnya liburan akhir pekan di masa cuti Lebaran.

Kendati melebihi prediksi, namun peningkatan tersebut ternyata masih jauh jika dibandingkan kondisi trafik harian sebelum pandemi Covid-19 melanda. Saat itu rata-rata sebanyak 45 ribu sampai 50 ribu kendaraan yang melintas per hari. Bahkan jika dibandingkan kondisi trafik saat libur Lebaran sebelum pandemi, kondisi saat ini juga masih di bawah rata-rata trafik saat itu yang mencapai 39 ribu sampai 40 ribuan kendaraan per hari.

Baca juga:  Sudah Masuk PN, Ini Majelis Hakim yang Akan Sidangkan Kasus Pembunuhan Prajurit TNI

Meningkatnya trafik kendaraan yang melintas di tol tidak dipungkiri sempat memicu antrean kendaraan saat masuk ke gerbang tol gate khususnya di tol gate Benoa dan Nusa Dua. Hal itu tidak terlepas dari dampak kemacetan yang terjadi di Simpang Dewa Ruci, Kuta, sehingga pengendara lebih memilih untuk melintas ke jalan tol.

Kemacetan tersebut juga diperkirakan dipicu oleh faktor jam melancong wisatawan yang relatif berbarengan, sehingga kepadatan tidak dapat dielakkan. Selama libur Lebaran tahun ini, semua gerbang tol dibuka penuh. Namun ada satu jalur di gate Nusa Dua yang ditutup karena pengerjaan beautifikasi. Hal itu dipastikan tidak sampai mengganggu trafik saat itu. (Yudi Karnaedi/balipost)

Baca juga:  AirNav Indonesia Ambil Alih Penerbangan Air Strip Letkol Wisnu
BAGIKAN