Pelatihan - Bupati Tamba membuka Pendidikan dan Pelatihan Kerja Tahap II Sumber Dana APBD TA 2022 bagi para pencari kerja, Senin 11 April 2022 di Aula Lantai II Gedung Kesenian Bung Karno. (BP/Ist)

NEGARA, BALIPOST.com – Sebagai salah satu upaya untuk mengembangkan kompetensi kerja guna meningkatkan kemampuan, produktivitas dan kesejahteraan di kabupaten Jembrana, Bupati Jembrana membuka Pendidikan dan Pelatihan Kerja Tahap II Sumber Dana APBD TA 2022 bagi para pencari kerja, Senin (11/4). Kegiatan bertempat di Aula Lantai II Gedung Kesenian Bung Karno.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas PMPTSPTK Jembrana Made Gede Budhiarta, Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Jembrana Drs. I Putu Pery Yanto serta seluruh peserta pelatihan kerja. Sebagai tanda dibukanya pelatihan, Bupati menyerahkan ATK pada peserta.

Dalam sambutannya, Bupati Jembrana menyampaikan kegiatan pendidikan dan pelatihan kerja ini merupakan sebagai salah satu langkah dan komitmen pemerintah kabupaten Jembrana dalam upaya meningkatkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Jembrana . Salah satu cara yang ditempuh dengan memberikan pendidikan dan pelatihan.

Hal ini sejalan dengan visi dan misi pemerintah secara terus menerus membangun kualitas sumber daya manusia dengan peningkatan kompeten, khususnya masyarakat Jembrana pencari kerja.

Baca juga:  Ditabrak Truk Rem Blong, Pengendara Motor Selamat

Bupati asal desa Kaliakah ini juga berharap pelatihan bisa diikuti dengan serius masing masing peserta. “Ikuti pelatihan ini dengan baik untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja. Harapan saya, saat melamar kerja nanti sudah siap bekerja dengan skill yang telah diperoleh dalam pelatihan ini.Generasi ke depan harus menguasai teknologi kita akan wujudkan Jembrana 1 data nanti,” paparnya.

Bupati Jembrana merasa senang sekali melihat semangat dan antusias peserta. Ia bermimpi tahun emas jembrana di tahun 2026 nanti, Jembrana memiliki sumber daya yang tangguh sesuai kompetensi. “Saya punya mimpi tahun 2026 Jembrana emas kalian harus terus berlatih, kalian harus punya tujuan, jangan ikut pelatihan hanya sekedar saja, ikuti dengan sungguh-sungguh kalau instrukturnya gak bener kasih tahu Bupati,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ia mengatakan saat ini bersama seluruh jajaran Pemerintah Daerah berusaha berupaya melayani masyarakat dengan baik. Tujuannya agar bisa bahagia sejahtera. “Karena itu jangan malas, 4 tahun lagi kita akan banyak permintaan jasa maupun barang. Saya mengharapkan semua yang telah bekerja diluar Jembrana dan di luar negeri bisa berkontribusi di daerah sendiri, karena kita harapkan yang bekerja di Jembrana itu adalah 90% tenaga lokal. Setiap rumah tangga di Jembrana akan dapat menghasilkan uang kita wujudkan Jembrana Emas Tahun 2026,” ungkapnya.

Baca juga:  Kemenkop dan UKM Targetkan 2.500 Usaha Tersertifikasi

Sementara Kepala Dinas PMPTSPTK Jembrana Made Gede Budhiarta mengatakan Pendidikan dan Pelatihan Kerja Tahap II 2022 bagi para pencari kerja ini diikuti sebanyak 64 orang masyarakat Jembrana yang sudah termasuk usia kerja dengan tujuan meningkatkan daya saing bagi tenaga kerja sehingga dapat bersaing di dunia kerja baik regional maupun nasional, di samping itu sebagai bekal membuka usaha baru.

“Sedangkan untuk jenis pelatihan kali ini mencakup 4 bidang pelatihan dengan diikuti oleh 64 peserta di antaranya, 16 orang mengikuti pelatihan membuat roti dan kue, 16 orang mengikuti pelatihan service sepeda motor injeksi, 16 orang mengikuti pelatihan instalasi listrik dan bangunan sederhana, 16 orang mengikut pelatihan finishing kayu teknik semprot,” kata Budhiarta.

Baca juga:  Bandara Ngurah Rai Gerbang Utama Wisatawan Dunia, Kompetensi SDM Harus Mumpuni

Di sisi lain, salah satu peserta Purwaningsih mengaku dengan adanya pelatihan kerja ini sangat bermanfaat bagi dirinya, terutama untuk mengasah ketrampilan pada bidang yang diikuti.

Program pelatihan disebutnya sangat bagus, berguna sekali untuk mengasah skill dan pengetahuan. “Saya mendapat informasi dari teman dan melihat di media sosial terkait adanya kegiatan pelatihan kerja yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana,” ujarnya.

Ia berharap setelah mengikuti pelatihan dapat menambah kemampuan dalam bekerja. “Agar bisa bersaing mencari kerja terutama pada kondisi pandemi saat ini sangat sulit bersaing mencari kerja,” tandasnya. (Adv/Balipost)

BAGIKAN