Tim karate Badung. (BP/Ist)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Pengkab FORKI Badung kini sedang menjaring sekitar 50 karateka, yang masuk dalam tim bayangan skuad porprov. Mereka masih menjalani latihan, dan baru diputuskan masuk tim definitif Juni 2022.

Ketua Umum Pengkab FORKI Badung Nyoman Sumayasa, di Badung, Jumat (8/4), menjelaskan, selama pandemi covid-19 ini, hampir jarang kejuaraan. Karena itu, pihaknya memanggil atlet juara PO , juara porprov termasuk atlet porprov, juara porjar, serta karateka potensial yang berbakat dan bertalenta. “Para atlet yang masuk dalam tim bayangan ini, berlatih tiga kali dalam sepekan, di GOR Purna Krida Kerobokan dan GOR Lila Bhuana,” terang Sumayasa.

Baca juga:  Ini, Pimpinan Daerah di Badung Siap Jadi Penerima Pertama Vaksin COVID-19

Dijelaskannya, nomor karate yang dipertandingkan cukup banyak mulai kumite dan kata perorangan dan beregu. “Untuk sementara, kami menjaring dulu atlet calon porprov. Selanjutnya, tim pelatih memantau perkembangan sampai akhirnya diputuskan apakah mereka layak turun membela Badunb di ajang porprov,” sebut dia. Tim karate Badung sendiri mendulang 3 emas, pada porprov Bali XIV di Tabanan 2019, dan menduduki juara umum 2 di bawah Buleleng.

Baca juga:  Menuju Bali Smart Island, Gubernur Koster Launching Free WiFi di Jembrana

Untuk target porprov Bali XV/2022, pihaknya hanya meminta kepada karateka Badung agar tampil maksimal. Ia merencakan, pembentukan tim definitif Juni, sedangkan pelaksanaan porprov Bali November, sehingga masih ada waktu menyiapkan tim secara matang. “Peta kekuatan cabor karate sudah merata di kabupaten dan kota di Bali,” ujarnya. Para karateka tim bayangan ini berlatih sejak Januari 2022, dan rencananya cabor karate menggunakan venue di Klungkung. “Bagi kami bertarung dimana saja anak-anak sudah siap,” ucapnya. (Daniel Fajry/Balipost)

Baca juga:  Hingga Juli, Bali Empat Kali Alami Deflasi
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *