Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa saat memimpin Rapat Forum Perangkat Daerah Setda, Kamis (10/3). (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Bappeda menggelar Rapat Forum Perangkat Daerah Setda Kabupaten Badung yang dibuka langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung, I Wayan Adi Arnawa Kamis (10/3), bertempat di ruang rapat Kriya Gosana, Puspem Badung. Rapat yang dilaksanakan secara hybrid ini turut dihadiri seluruh kepala OPD atau perwakilan, perwakilan BPN Badung, perwakilan Kejari Badung, perwakilan Ombudsman RI dan undangan lainnya.

Rapat ini bertujuan meningkatkan koordinasi perencanaan dan penentuan arah kebijakan. Pada kesempatan tersebut juga disampaikan agenda perencanaan.

Dalam sambutannya, Sekda Adi Arnawa mengatakan, sebelum masing-masing perangkat daerah menyampaikan renja (rencana kerja) yang akan menjadi dasar daripada penyusunan RKPD (Rencana Kerja Perangkat Daerah) Kabupaten Badung, maka terlebih dahulu di Sekretariat Daerah dilaksanakan Forum Perangkat Daerah Setda Kabupaten Badung untuk RKPD tahun 2023. Langkah ini adalah untuk menyamakan persepsi terutama terkait dengan program-program yang akan dilakukan dalam rangka menunjang visi dan misi bupati dan wakil bupati yang tertuang dalam RPJMD Semesta Berencana 2021-2026.

Baca juga:  Desa Adat dan Subak di Badung Diberi Sosialisasi BKK

Pihaknya juga mendorong beberapa hal-hal strategis yang perlu didorong terus, seperti pengendalian pangan ke depan di Kabupaten Badung, dan Sekda meminta pihak yang terkait untuk segera mengkaji dan membuat satu program dalam rangka pembentukan Perumda yang optimal. Karena melihat tingkat inflasi yang terus meningkat ini perlu dilakukan tata kelola dan perlu suatu intervensi pemerintah.

“Satu-satunya yang bisa kita lakukan dalam hal ini adalah kita harus membentuk perumda yang dimana terdapat unsur profit oriented atau dimana tujuan perusahaan untuk mencetak laba yang sebesar-besarnya. Sehingga nanti di dalamnya mendapat kesempatan untuk penyertaan modal dari pemerintah dimana melalui wadah perumda yang akan kita bangun ini. Serta beberapa kendala-kendala kita terkait dengan produksi bisa kita minimize dengan mencoba memotivasi para petani untuk melakukan produksi dengan kita menyiapkan strategi untuk membeli produksi para petani. Ini akan bisa kita lakukan bila kita membangun perumda ini,” jelasnya.

Baca juga:  RS di Badung Kekurangan Tempat Tidur

Ia juga mengatakan, pertemuan kali ini juga untuk memastikan kelompok sasaran dan lokasi, dipastikan bahwa dari beberapa renewal yang telah diajukan dari beberapa bagian pada setda sudah diantisipasi dalam rangka untuk menunjang daripada sasaran yang tertuang daripada RPJMD yang telah disusun.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan hari ini tentu apa yang menjadi visi-misi bupati dan wakil bupati dalam batas waktu yang sudah ditentukan bisa diwujudkan dengan sebaik-baiknya. Tentu semua itu sangat tergantung dari kapasitas fiskal kita, kita tahu bahwa pengalaman kemarin banyak kegiatan yang tidak terakomodir karena keterbatasan fiskal kita. Mudah-mudahan dengan mulai ada geliat pariwisata ini, dan itu bisa kita lihat indikatornya dari progres realisasi penerimaan kita dalam triwulan I untuk Pemerintah Kabupaten Badung sudah melampaui target daripada yang kita pasang. Dengan seperti itu apa yang menjadi harapan daripada forum ini semuanya bisa terakomodir,” imbuhnya. (Adv/balipost)

Baca juga:  Banyak LPD Bermasalah, Kejaksaan Berikan Penyuluhan Hukum

 

BAGIKAN