Petugas melakukan swab PCR di SMPN 1 Denpasar setelah ditemukannya 2 siswa terkena COVID-19. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kasus siswa yang terinfeksi COVID-19 di Denpasar muncul kembali. Kali ini ada dua siswa SMPN 1 Denpasar yang terkonfirmasi.

Sekolah pun menindaklanjuti temuan ini dengan melakukan tracing. Puluhan siswa di 2 kelas menjalani tes Polymerase Chain Reaction (PCR) oleh petugas Puskesmas.

Kepala SMPN 1 Denpasar, Dra. I Gusti Ayu Putu Tirtawati, S.Pd., Kamis (3/2), di sela-sela pelaksanaan tes PCR ini menjelaskan dua kelas yang menjalani skrining adalah 8E dan 9D. Jumlah siswa yang diswab sebanyak 36 siswa untuk di kelas 8E dan 30 siswa kelas 9D.

Baca juga:  Soal Izin Lokasi Reklamasi Teluk Benoa, Pemprov Mengaku Belum Terima Tembusan

Bukan hanya siswa, guru dan pegawai juga dilakukan swab. Guru sebanyak 14 orang dan pegawai 2 orang. Ia mengatakan awalnya dua siswa diketahui positif setelah orangtua mereka mengirimkan data hasil swab yang dilakukan pihak keluarga.

Karena adanya hasil tersebut, pihaknya melaporkan kasus ini kepada Disdikpora, termasuk kepada Lurah selaku kepala kewilayahannya yang menaungi lokasi SMPN 1 ini. Kemudian pihak kelurahan melakukan tracing pada Rabu (2/2) kepada siswa yang kontak erat dengan dua siswa tersebut.

Baca juga:  Empat Hari Nihil, Segini Tambahan Kasus Positif COVID-19 Denpasar

Setelah dilakukan tracing, dilanjutkan dengan tindakan swab PCR. Siswa yang diketahui positif tersebut laporannya masuk pada Senin (31/1). “Setelah itu dilakukan tindak lanjutnya seperti sekarang,” jelasnya.

Karena adanya kasus positif, saat ini siswa melakukan pembelajaran daring selama lima hari ke depan. Kemudian akan dievaluasi kembali atau menunggu keputusan dari Disdikpora. (Asmara Putera/balipost)

BAGIKAN