Salah satu pesawat Garuda Indonesia. (BP/dok)

DENPASAR, BALIPOST.com – Penerbangan Internasional melalui Bandara Ngurah Rai, Bali, akan kembali dibuka untuk wisatawan mancanegara, mulai 4 Februari 2022. Mengawali hal itu, maskapai Garuda Indonesia akan melakukan inaugural flight (penerbangan perdana) dengan rute Narita-Denpasar pada Kamis (3/2) besok.

Dikonfirmasi soal ini, Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura I, Taufan Yudhistira menyampaikan, untuk plan schedule yang diterimanya, memang rencana Kamis 3 Februari 2022, Garuda Indonesia  rute Narita-Denpasar, akan tiba melalui Bandara Ngurah Rai. Dengan perkiraan waktu tiba di Bali, sekitar pukul 16.35 WITA.

Namun dirinya belum bisa memastikan jumlah penumpang yang akan diangkut pada penerbangan tersebut. “Untuk planning pax, sampai saat ini kami belum menerima data dari pihak maskapai. Biasanya informasi tersebut akan ada pada hari H pagi hari atau H-1 sore hari,” kata Taufan, Rabu (2/2).

Baca juga:  Mudik ke Solo? Jangan Lupa Cicipi 10 Kuliner ini

Berkaitan dengan hal itu, kata Taufan, Bandara Ngurah Rai bersama seluruh stakeholder bandara, telah siap melayani kembali penerbangan internasional. Bahkan menurutnya, sejumlah fasilitas pendukung telah disiapkan, termasuk juga peningkatan berkaitan dengan pelayanan di lingkungan Bandara.

Lebih lanjut dikatakan, untuk alur-alur pelayanan penumpang, juga sudah disiapkan sesuai dengan prosedur protokol kesehatan. “Sejumlah fasilitas termasuk pelayanan sudah kami tingkatkan. Bahkan, kami juga sudah beberapa kali melakukan simulasi untuk penanganan penumpang internasional. Pada dasarnya, Bandara Ngurah Rai, siap menerima pelayanan penerbangan Internasional,” bebernya

Karena ini merupakan penerbangan reguler perdana internasional ke Bali, pihak Angkasa Pura 1 akan menyiapkan kegiatan inaugural flight dengan perayaan water salute. Saat ini, dirinya masih menunggu siapa saja yang akan diundang. “Ini menjadi penerbangan komersial perdana untuk penerbangan internasional,” ujarnya.

Baca juga:  Pohon Tumbang di Pura Samuan Tiga, Kerugian Ratusan Juta

Ia mengutarakan hingga saat ini, di Bandara Ngurah Rai, sudah ada beberapa maskapai yang mengajukan slot penerbangan. Diantaranya, Garuda Indonesia,  Singapore Airline, dan Batik Air. Untuk Garuda Indonesia, belum penerbangan harian. Hanya Singapore Air dan Batik Air, yang rencananya melakukan penerbangan rutin harian.

Terkait penerbangan perdana dari Narita ke Bali, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung I Gusti Agung Rai Suryawijaya, sangat menyambut baik. Ia mengakui, kedatangan tersebut akan menjadi yang pertama sejak Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dibuka untuk penerbangan internasional 14 Oktober 2021.

Baca juga:  Ditanya Soal Balita Positif COVID-19, Ini Jawaban Kasatgas Bali

Namun demikian, untuk jumlah wisatawan yang datang, pihaknya belum bisa memastikan. Dalam inagural flight nanti, pihaknya selaku PHRI juga diundang untuk menyambut kedatangan mereka. “Semoga wisatawan yang datang jumlahnya banyak. Karena pemerintah sudah memperluas jaringan ke negara-negara yang kasus COVID-19 nya kecil. Apalagi di Bali vaksinasi sudah dilaksanakan, semoga pariwisata pulih dan pekerja bisa bekerja lagi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan dalam surat undangan yang diberikan Garuda Indonesia akan membuka penerbangan internasional regular dengan rute Narita-Denpasar sebanyak 1 kali seminggu. (Yudi Karmaedi/balipost)

BAGIKAN