KONI - KONI Gianyar akan mengembleng atlet berprestasi sehingga siap tempur dalam setiap kompetisi. (BP/Wir)

GIANYAR, BALIPOST.com – Presiden Republik Indonesia telah mengesahkan design keolahragaan nasional 4 bulan lalu. Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gianyar, Pande Made Purwatha di sela-sela Sarasehan awal 2022 KONI Gianyar bersama Bupati Gianyar di Kantor Koni Gianyar, Rabu (5/1), mengatakan, dengan mengikuti design nasional KONI Gianyar akan mengembleng atlet berprestasi sehingga siap tempur dalam setiap kompetisi.

Diungkapkannya, Bupati Gianyar telah memerintahkan untuk mengumpulkan atlet peraih medali termasuk untuk atlet potensial untuk masuk Pusat Latihan Atlet Gianyar (Puslag). ” Mereka disiapkan untuk bertempur kapan pun, dengan dukungan dan perhatian dari pemerintah,” ucapnya.

Baca juga:  Sambut Atlet Asian Games 2018, Bupati Suwirta Berharap Terus Lahir Atlet Andal

Pande Purwatha menjelaskan dengan adanya Puslag mampu melatih otot dan tulang atlet menjadi kuat. “Terbukti dengan adanya Puslag ini terjadi peningkatan prestasi. Gianyar sebagai penyumbang atlet terbanyak ketiga untuk Bali dalam PON dan menyumbang 4 medali emas dari 11 emas yang diperoleh Bali dalam Peparnas,” jelasnya.

Pande Purwatha juga mengajak para insan olahraga untuk berkomitmen menyiapkan diri dan menyalurkan semangat keolahragaan untuk bisa mewujudkan Gianyar sebagai gudang atlet berprestasi.

Baca juga:  Lilian dan Agus Nuarta Berlatih di Kolam Renang Singaraja

Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengungkapkan kebanggaannya kepada atlet Gianyar, mengingat 4 dari 11 medali emas yang diraih Bali pada Pekan Paralimpiade Nasional atau Pekan Paralimpik Indonesia (Peparnas) disumbangkan oleh Atlet Gianyar.

Bupati Mahayastra menekankan pentingnya persiapan regenerasi. “Yang terpenting juga persiapkanlah regenerasi dengan baik. Karena generasi selanjutnya harus lebih baik dari kita sekarang,” tegas Bupati Mahayastra.

Jam terbang atlet juga harus ditingkatkan dengan melaksanakan pertandingan atau kompetisi, karena dengan berbagai kompetisi disamping mengasah skill dan fisik juga akan membentuk mental yang kuat. “Mental juara adalah mental yang kuat, mental yang bisa melewati berbagai ujian, artinya masih bisa tenang walau keadaan tertinggal, masih tenang dan mampu berfikir untuk membalikkan keadaan ,” kata Bupati Mahayastra. (Wirnaya/Balipost)

Baca juga:  Fogging Dijadikan Lahan Bisnis, Warga Dipungut Rp 30 Ribu
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *