Made Erawan. (BP/Istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Untuk cabor rugby, tim PON Bali meloloskan nomor seven putri, pada PON di Papua Oktober nanti. Selama ini, Pengprov Persatuan Rugby Union Indonesia (PRUI) Bali menyiapkan tujuh pemain plus lima pelapis. Akan tetapi, ke-12 pemain rugby ini belum definitif dan masih diberlakukan sistem promosi dan degradasi (promdeg).

Ketua Umum Pengprov PRUI Bali Made Erawan, di Gianyar, Rabu (6/1) mengemukakan, nomor yang dipertandingkan cabor rugby pada PON di Papua hanya satu nomor, dan memperebutkan 2 keping medali emas. “Cabor rugby ini hanya mempertandingkan nomor seven putra dan putri,” terang Erawan.

Baca juga:  Jelang Laga Porprov Bali di Tabanan, KONI Buleleng Siapkan Kuota Atlet

Dijelaskannya, selama ini para atlet rugby berlatih di Lapangan Debes Tabanan, mengingat mereka dominan berasal dari Tabanan. “Untuk skuad PON, tim rugby Bali paling banyak dari Tabanan, ditambah Badung, Gianyar, Bangli dan Buleleng,” kata Erawan.

Rencananya, ia menyiapkan tujuh pemain plus tujuh pelapis. Alasannya, untuk menghindari cedera, seraya menyiapkan pemain cadangan. “Walaupun kami menyiapkan total 14 pemain, tetapi yang berangkat ke Bumi Cendrawasih hanya 12 pemain terdiri atas pemain inti (7) plus pemain cadangan (5),” ucapnya sembari menegaskan diberlakukannya promosi degradasi, supaya pemain inti belum merasa berada di zona aman.

Baca juga:  Polisi Berangus Billboard Ormas

Erawan mengakui, dirinya baru dipercaya menjabat ketua umum Pengprov PRUI Bali masa bakti 2021-2025, sebagaimana hasil Musprov PRUI Bali di Kuta, pada 23 Desember 2020. Erawan menggantikan Ketua PRUI Bali sebelumnya Nur Faizah. Dalam Musprov yang dihadiri lima pengkab PRUI yakni Badung, Gianyar, Bangli, Buleleng, dan Tabanan. “Di antara lima pemilik suara, hasilnya Made Erawan mendapat dukungan (4 suara), sedangkan Nur Faizah (1 suara),” tuturnya.

Erawan menerangkan, untuk program jangka pendek pihaknya fokus pada persiapan latihan menjelang PON Papua. Saat ini cabor rugby masuk dalam latihan desentralisasi, dan berlatihnya dua kali dalam sepekan. Untuk target, dirinya mematok minimal pulang membawa medali, sebab peta kekuatan provinsi lainnya patut diperhitungkan, seperti tuan rumah Papua dan DKI.

Baca juga:  Sejarah Pariwisata Bali

Sementara, untuk program jangka panjang, Erawan berniat menambah pengkab dan pengkot PRUI, baik di kabupaten maupun kota di Bali. Erawan selain menjabat ketua umum pengprov PRUI Bali juga menjadi wakil ketua Pengprov Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Bali, serta sekum KONI Gianyar. (Daniel Fajry/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.