Pelaku perjalanan udara melakukan verifkasi digital di terminal keberangkatan domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Verifikasi digital ini berkaitan dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Menyambut momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), berbagai persiapan dan strategi tengah dilakukan pemerintah Provinsi Bali untuk menekan penyebaran COVID-19. Salah satunya Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali.

PIt. Kadispar Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun mengaku siap menyambut kedatangan wisatawan domestik (wisdom) dan wisatawan mancanegara (wisman) dengan melakukan pengetatan prokes pada objek-objek wisata. Pemayun mengatakan pihaknya menyiapkan langkah-langkah SOP dalam penanganan wisatawan dan pengetatan di sejumlah kawasan objek pariwisata.

Baca juga:  Arus Balik, Pemeriksaan Identitas di Gilimanuk Diperketat

SOP untuk wisman saat tiba di Bali, antara lain pemeriksaan dokumen perjalanan, surat vaksinasi, PCR, dan kemudian wisman tersebut akan dibawa menuju hotel untuk dikarantina. Selain penerapan SOP bagi wisman, pihaknya juga melakukan pengetatan di objek wisata di Bali yang sudah mempunyai Sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability). “Itulah salah satu antisipasi untuk mencegah gelombang ketiga penyebaran Covid-19 di Bali menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujarnya, Rabu (17/11).

Baca juga:  Perlu Ditingkatkan, Realisasi Ketahanan Pangan Dukung Pemulihan Ekonomi

Saat ini, pihaknya telah melakukan koordinasi sekaligus monitoring ke Dispar di kabupaten/kota se-Bali untuk mengevaluasi kembali kesiapan CHSE di objek-objek wisata, hotel, maupun restoran di daerah masing-masing. Sebab, CHSE ini penting untuk memberikan rasa nyaman aman bagi wisatawan untuk berkunjung ke objek-objek wisata.

Terkait jumlah kunjungan yang akan diterima, pihaknya menegaskan akan mematuhi prokes yang diatur oleh Satgas Penangan COVID-19 Provinsi Bali. (Winatha/balipost)

Baca juga:  Pandemi Terkendali, Masyarakat Diminta Waspadai Mobilitas Nataru
BAGIKAN