I Dewa Gede Ari Wahyudi. (BP/ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pelari jarak pendek (sprinter) I Dewa Gede Ari Wahyudi, sukses mendulang emas di nomor lari 100 meter tuna rungu, pada Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021 di Stadion Lukas Enembe, Sentani, Kabupaten Jayapura, bertepatan dengan Hari Raya Suci Galungan, Rabu (10/11).

Selain itu, atlet lompat jauh putri Ni Luh Dewi Setyawati meraih medali perak, dengan lompatan 4,76 meter. Dari cabor atletik, pelari Ni Wayan Ayu Alvina Pebriani Bujangga juga menyumbang perak di nomor lari 100 meter.

Baca juga:  Kenaikan Emas Berlanjut Dua Hari, Harga UBS dan Galeri24 Kompak Melonjak

Sementara, atlet lempar lembing I Made Adi Purnawan merebut perak. I Gede Vica Astawa menyumbang perunggu di nomor lari 400 meter. Pelari Dewa Made Ari Sanjaya meraih perak di nomor lari 400 meter.

Dari kolam renang Lukas Enembe, juga dilaporkan perenang Ketut Widyadana meraih perunggu di nomor 50 meter gaya dada dan meraih perak di nomor gaya bebas 100 meter tuna rungu. Perenang Bali lainnya Ayu Intan Melisa Maharani meraih perunggu di nomor 50 meter gaya dada.

Baca juga:  Jadwal PKB, Sabtu 22 Juni 2019

Humas National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Bali I Gusti Nyoman Setiawan, yang dikontak Kamis (11/11) menuturkan, untuk sementara Bali meraih 4 emas, 9 perak dan 4 perunggu. Ia mengakui, para atlet Bali tetap berjuang dengan semangat tinggi, meskipun sedang merayakan Hari Raya Galungan. “Kami harapkan kontingen atlet disabilitas Bali, bisa menambah pundi-pundi medali emasnya, sehingga bisa memperbaiki posisi Bali di kancah Peparnas. (Daniel Fajry/Balipost)

Baca juga:  Pasutri Penjual Kain Nyaleg, Separtai dan Satu Dapil
BAGIKAN