Dewan - Dewan mengajak masyarakat Gianyar bangkit dari pandemi dengan mengembangkan sektor pertanian lokal.  (BP/Wir)

GIANYAR, BALIPOST. com – Pandemi covid-19 berdampak pada lesunya sektor pariwisata. Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Gianyar, Made Togog Minggu (7/11), mengajak masyarakat Gianyar menumbuhkan ekonomi dengan membangkitkan pertanian lokal.

Diungkapkannya, masyarakat Gianyar mesti menjaga keseimbangan dan keharmonisan kehidupan sehingga perekonomian Bali tetap tumbuh di masa pandemi. ” Masyarakat juga perlu meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan dan kegiatan – kegiatan pelatihan sehingga menjadi SDM yang berkualitas dan tangguh menghadapi pandemi ,” ucapnya.

Baca juga:  Tingkat Kesembuhan di Atas 87 Persen, Bali Dinilai Siap Terima Tamu

Ketua Panitia Rakerda dan Rapimda DPD Partai Golkar Kabupaten Gianyar ini mengajak masyarakat bersama kader partai Golkar mendukung pemerintah daerah yang berpihak pada kepentingan masyarakat. Seluruh komponen mesti bersama-sama mewujudkan terjadinya keseimbangan baru struktur perekonomian Bali, antara sektor primer, sekunder dan tersier.

Togog mengajak masyarakat petani dan peternak untuk terus mengembangkan sektor pertanian untuk mengembangkan komoditi eksport. Produk pertanian berorientasi pasar ekspor diantaranya durian, manggis, dan vanili.

Baca juga:  4 Tahun Terakhir, Ribuan Hektare Lahan Pertanian di Gianyar Beralih Fungsi

Di samping eksport,  masyarakat Bali mesti bangga selalu menggunakan buah lokal di setiap kegiatan agama dan adat. Sedangkan di sektor peternakan masyarakat mesti bangkitkan kembali peternak babi, ayam, sapi program simantri dan perikanan.

Anggota Komisi III DPRD Gianyar ini menambahkan program penting lainnya dengan penguatan dan pemajuan desa adat dalam aspek regulasi kelembagaan dengan memberikan pendampingan dan bantuan hukum lewat Bakumham kepada LPD – LPD yang bermasalah. Ini agar LPD kedepan tetap bisa diandalkan sebagai lembaga keuangan desa adat. ” Ini termasuk kegiatan pembinaan dan pemberdayaan UMKM dan Koperasi sebagai tulang punggung perekionomian bali dalam rangka meningkatkan inovasi berbagai usaha masyarakat ,” jelasnya. (Wirnaya/Balipost)

Baca juga:  Selamatkan Bali dengan Pendekatan Khusus
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *