Petugas mengevakuasi mayat perempuan yang ditemukan di Bendungan Telaga Tunjung. (BP/Istimewa)

TABANAN, BALIPOST.com – Sesosok mayat perempuan ditemukan tersangkut di aliran air Bendungan Telaga Tunjung, Sabtu (30/10). Korban diketahui adalah Gusti Ayu Komang Sudiasih (58) warga Banjar Dinas Kesiut Kanginan, Desa Kesiut, Kerambitan, Tabanan.

Informasi yang dihimpun, korban nekat bunuh diri lantaran depresi karena faktor ekonomi. Mayat korban awalnya dilihat pertama kali oleh pelapor Wayan Sujaya yang hendak menuju ke sawah dan melewati TKP.

Pelapor melihat benda mencurigakan tersangkut dialiran air Bendungan. Awalnya ia mengira benda tersebut batang kayu, namun setelah dilihat lebih jelas ternyata mayat manusia.

Selanjutnya ia mencoba melihat lebih dekat dan mengenali jenasah tersebut. Selanjutnya pelapor menyampaikan hal tersebut kepada Bhabinkamtibmas Desa Pesagi dan diteruskan ke Polsek Penebel.

Baca juga:  Diduga Depresi, Pengawas Proyek Nekat Akhiri Hidup

Usai adanya laporan, petugas pun langsung ke lokasi penemuan dan melakukan evakuasi. Saat ditemukan jenasah korban dalam posisi tersangkut pada dasar saluran pembuangan air yang terbuat dari beton. Di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Dari keterangan sejumlah saksi, diketahui korban diduga bunuh diri karena faktor ekonomi. Ini dikuatkan oleh keterangan saksi Gusti Kadek Pariardika.

Pada Jumat (29/10), korban sempat mendatangi saksi dan meminta obat (racun) untuk menyemprot hama rumput. Namun saksi mengatakan tidak punya karena baru selesai menanam padi sehingga belum memerlukan obat tersebut.

Baca juga:  10 Ibu Hamil di Tabanan Positif HIV

Saksi bahkan sempat menanyakan pada korban untuk apa obat (racun) tersebut, korban menjawab sedang bingung karena ada saudaranya yang menitipkan uang kepada korban untuk membeli obat. Namun uang tersebut malah dipakai oleh korban untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Setelah mengatakan hal itu korban berpamitan pulang.

Sementara itu menantu korban mengatakan pada Jumat malam korban sempat berpamitan kepadanya untuk pergi ke rumah rekannya yang berjarak kira-kira 50 meter dari rumah korban. Kemudian pada Sabtu, saksi sempat mendatangi rumah korban namun korban tidak ada dan rumah korban dalam keadaan terkunci.

Baca juga:  Diduga Depresi, Petani Tewas Gantung Diri

Hingga akhirnya pukul 08.00 WITA, saksi mendapat informasi penemuan mayat mertuanya di Bendungan Telaga Tunjung.

Kapolsek Penebel, AKP I Nyoman Artadana mengatakan, korban diduga bunuh diri dengan cara melompat ke bendungan. Bahkan, sebelum nekat terjun ke bendungan, korban sempat dilihat salah satu saksi yang hendak berburu, berjalan kaki seorang diri menuju jurusan Bendungan Telaga Tunjung.

Terkait kejadian ini, pihak keluarga korban menolak untuk dilaksanakan autopsi. Mereka menerima kejadian ini sebagai musibah. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *