I Putu Kariaman Putra. (BP/Istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Kementerian Sosial (Kemensos) tahun ini merealisasikan bantuan untuk rehabilitas rumah tidak layak huni (Rutilahu). Buleleng menedapatkan jatah bantuan ini untuk 110 unit rumah tangga.

Bantuan sosial ini secara simbolis diserahkan Mentro Sosial (Mensos) Tri Rismaharini beberapa waktu lalu. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng, I Putu Kariaman Putra mengatakan, ada 11 kelompok yang menerima bantuan. Setiap kelompok berjumlah 10 anggota.

Baca juga:  Desa Adat Pengeragoan Dangin Tukad Terapkan Program Ringankan “Krama”

Masing-masing anggota akan menerima bantuan Rp 20 juta berupa material bangunan. Total anggaran bantuan ini mencapai Rp 4,4 miliar.

Kelompok yang mendapatkan bantuan sosial ini rinciannya, Desa/ KecamatanTejakula, Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Kayu Putih Melaka, Selat, Panji Anom, Kecamatan Sukasada, Penglatan, Kecamatan Buleleng, Banjar, Kecamatan Banjar Bubunan, Kecamatan Seririt, Titab Kecamatan Busungbiu, dan Desa Tinga-Tinga, Kecamatan Gerokgak.

Sesuai ketentuan, penerima bantuan ini adalah penduduk yang tercatat di Data Terpadu Kesejahtraan Sosial (DTKS) melalui musrenbang desa dan benar-benar layak untuk mendapat bantuan. “Dari desa yang mengajukan untuk mendapatkan bantuan rutilahu ini adalah yang termasuk DTKS,” katanya.

Baca juga:  Derita Kanker Rahim, Ida Peranda Reshi Agung Istri Puniawati Lebar

Menurut Kariaman, program ini akan segera direalisasikan sebelum akhir tahun, karena anggaranya ada pada 2021. Terkait pelaksanaan rehab, nantinya akan dilakukan secara gotong royong dari masing-masing anggota.

Sebab, pendanaan program ini hanya tercantum untuk pembelian bahan saja tanpa ada ongkos tukang.
Untuk itu, pihaknya berharap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat dalam situasi pandemi. (Mudiarta/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *