Gempa yang melanda Karangasem, Sabtu (16/10) menyebabkan 1 orang meninggal. (BP/Istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Gempa bumi yang terjadi Sabtu (16/10) pagi di Karangasem tidak hanya menimbulkan kerugian meteriil. Juga, mengakibatkan warga meninggal dunia dan luka-luka.

Plt Kalak BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa, membenarkan ada salah seorang warga yang meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Warga yang meninggal itu berjenis kelamin perempuan berasal dari Banjar Dinas Jati Tuhu, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem.

Baca juga:  Kasus COVID-19 di Bali Terus Meningkat, Ini Kata Menko Luhut Soal Pariwisata

“Ya benar satu korban meninggal dunia akibat gempa tadi. Anak yang meninggal umurnya sekitar lima tahun,” katanya mengonfirmasi.

Selain satu korban meninggal, lanjutnya, ada juga tujuh orang yang mengalami patah tulang. Mereka semua sudah ditangani tim medis di puskesman dan RSUD Karangasem. “Kita masih terus lakukan pendataan di lapangan,” sebutnya.

Sementara itu, Staf Humas RSUD Karangasem Sang Ayu Made Sri Dharmayanti, seizin Direktur I Wayan Suardana, mengatakan, pihaknya memang telah menerima sejumlah pasien akibat gempa tadi. “Ada tiga pasien yang diterima akibat dampak gempa tadi. Ada yang rawat jalan, ada satu yang rongent karena mengalami patah tulang,” ucapnya. (Eka Parananda/balipost)

Baca juga:  Berkunjung ke Tanah Lot, Delegasi IMF-WB Disambut Okokan
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *