KPU Jembrana melakukan rakor pemutakhiran data pemilih bulan September 2021. (BP/Istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – KPU Jembrana menggelar rapat koordinasi rekapitulasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB), Selasa (28/9). Rakor yang dipimpin Ketua KPU Jembrana, I Ketut Gde Tangkas Sudiantara ini menyampaikan jumlah pemilih hasil pemutakhiran pada September 2021 ini sebanyak 239.517 orang.

Komisioner KPU, Ni Putu Angelia mengungkapkan jumlah pemilih hasil pemuktahiran pada September ini terdiri 118.613 laki-laki dan 120.904 perempuan. Mereka berasal dari 5 kecamatan dan 51 desa/kelurahan. “Hasil PDPB ini kita peroleh dari hasil kordinasi dengan stakeholder dan pihak-pihak terkait, diantaranya Polres, Kodim serta dari desa dan kelurahan,” terang Putu Angelia.

Baca juga:  Panwaslu Jembrana akan Turunkan APK Bandel

Dari Polres dan Kodim 1617 Jembrana setiap bulan, menurutnya, melaksanakan kordinasi guna meminta data pemilih yang sudah memasuki purna tugas. Dan KPU Jembrana juga melakukan koordinasi ke pihak sekolah SMA/SMK/MAN/sederajat terkait sinkronisasi data siswa/pemilih pemula yang akan berusia 17 tahun di 2021.

Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) serta Camat se-Kabupaten Jembrana untuk update data pemilih ke KPU Jembrana. Update itu terkait pindah domisili dan telah meninggal dunia (TMS) yang disertai dengan form meninggal dunia. “Data ini kita juga sinkronkan dengan Dinas Disdukcapil untuk penyandingan dan validnya data-data tersebut,” tambahnya.

Baca juga:  KPU Tes Wawancara 50 Calon PPK

KPU berharap data pemilih di Jembrana dapat diperbaharui secara berkala guna mendapatkan data pemilih yang mutakhir dan akurat untuk keperluan Pemilu dan Pemilihan serentak di tahun 2024 ke depan. Data ini  sangat penting, karena menjadi acuan untuk mengetahui anggaran, jumlah TPS, logistik dan lain-lain dalam penyelenggaran Pemilu. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *