Objek wisata Sangeh, Badung. (BP/Dokumen)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Sejumlah daerah tujuan wisata (DTW) atau objek wisata di Kabupaten Badung mulai diujicobakan dibuka untuk pengunjung. Dinas Pariwisata setempat pun terus bergerak melakukan sosialisasi kesiapan DTW terkait penerapan sistem Peduli Lindungi.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Badung Cokorda Raka Darmawan, Rabu (8/9), mengatakan, sosialisasi penerapan aplikasi Peduli Lindungi terus dilakukan dengan melibatkan para pemangku kepentingan. “Berkenaan dengan perkembangan fasilitas penerapan prokes, terkait Peduli Lindungi, kami sudah sosialisasikan agar dapat disediakan di masing-masing objek wisata,” katanya.

Baca juga:  Kontroversi Viking Sun

Dalam pelaksanaan sosialisasi tersebut, Asisten Administrasi Umum Setda Badung ini menjelaskan, pihaknya bekerja sama dengan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI). Bahkan, untuk DTW yang sudah siap akan langsung dibantu pengadaan quick response code (QR Code) aplikasi Peduli Lindungi. “Nantinya dari aplikasi Peduli Lindungi ini digunakan untuk mendeteksi wisatawan apakah sudah divaksin atau tidaknya. QR Code nantinya akan dipasang di setiap pintu masuk DTW,” terangnya.

Selain kesiapan pada DTW, kata Cok Raka, sejumlah objek wisata yang ada di Badung juga telah menerapkan prokes. Salah satunya di Pantai Kuta juga sudah menyediakan tempat cuci tangan dan sudah ada pengawasan. “Sebenarnya di Kuta sudah siap. Saya juga sudah sering berkoordinasi dengan bendesa adat selaku pengelola, memang sudah ada alat pendukung prokes sudah ada, tinggal nanti petugas mereka melakukan pengawasan dan pemantauan agar tidak terjadi kerumunan saat sudah boleh dibuka,” katanya.

Baca juga:  Turis Algeria Bobol Loker Warga Australia

Birokrat asal Gianyar ini mengakui, seluruh DTW yang ada di Kabupaten Badung sangat siap menyambut kunjungan wisatawan. Kesiapan tersebut dapat dilihat dari penyediaan sarana dan prasarana untuk penerapan prokes.

“Kalau berbicara kesiapan objek wisata yang ada di Badung terutama yang bekerja sama dengan Pemkab Badung yakni DTW, sudah sangat siap. Saya sering berkomunikasi dengan para pengelola terkait hal itu. Kesiapan penyediaan tempat cuci tangan, hand sanitizer, pengukur suhu tubuh, dan sebagainya sudah disiapkan sejak sebelum PPKM Darurat,” pungkasnya. (Parwata/balipost)

Baca juga:  Dibuka Bertahap, Badung Mulai Longgarkan Akses ke Objek Wisata Pantai
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *