Teguh Ritma Iman bersama anak-anak Ritma Studio-Art usai melukis masker. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST. com – Berbagai upaya dilakukan semua pihak untuk memutus rantai penyebaran COVID-19. Perupa, misalnya, melakukan upaya itu melalui kegiatan melukis masker kain melibatkan anak-anak.

Dengan melukis masker diharapkan masyarakat, khususnya pelajar teredukasi menaati protokol kesehatan (prokes) di masa pandemi ini. Paling tidak, mereka selalu ingat menggunakan masker dengan benar saat melakukan kegiatan, baik di rumah maupun di luar lingkungan rumah.

Teguh Ritma Iman, perupa asal Denpasar, mencoba melakukan edukasi agar anak-anak taat memakai masker melalui kegiatan melukis masker, Minggu (1/8). Sejumlah peserta mengikuti kegiatan itu dengan penerapan prokes ketat, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.

Baca juga:  Dari Pembatasan Penyeberangan Gilimanuk-Ketapang hingga Perpanjangan PPKM Darurat

Hasilnya, masker kain menjadi lebih indah karena dihiasi berbagai lukisan, seperti lukisan bunga, ikan dan objek lainnya. “Kami punya wadah belajar melukis, namanya Ritma Studio-Art Class di Jalan Katrangan Denpasar. Di situ anak-anak dapat mengembangkan bakat melukis, mewarnai dan kegiatan kreatifitas seni lainnya,” ujar Teguh Ritma Iman, pelukis lulusan FSR, ISI Yogyakarta tahun 1996, Senin (2/8).

Dikatakan, pada masa pandemi COVID-19 ini, kegiatan tersebut tetap berlangsung dengan penerapan prokes yang ketat, agar tidak menimbulkan klaster baru penyebaran Corona. Mereka yang bergabung di Ritma Studio-Art Class, selain anak-anak, juga ada dari kalangan dewasa yang berminat pada seni art.

Baca juga:  Produktivitas Pekerja Bali Rendah

Kegiatan seni ini diharapkan bermanfaat, khususnya bagi anak-anak pelajar di masa pandemi. “Ketika anak-anak merasa jenuh belajar daring dari rumah, kegiatan ini salah satu cara untuk mengilangkan kejenuhan tersebut. Moga anak anak makin bersemangat dan imun tubuh mereka makin terjaga, melalui ekspresi riang gembira,” ujar Teguh Ritma Iman, salah satu pelukis muda kenamaan Bali.

Pada masa pandemi Covid-19, putra pelukis Roesli Hakim (alm) ini selalu mengingatkan anak-anak tindak bosan-bosannya menerapkan prokes. Pengajar seni di SMP Tawakkal Denpasar ini juga memotiviasi anak-anak agar selalu bersemangat dalam berkreasi seni. Lewat sekolah dan Ritma Studio-Art Class, ia berupaya mengenalkan seni kepada anak-anak dan berbagi ilmu seni. (Subrata/balipost)

Baca juga:  Pelabuhan Ikan Pengambengan Disemprot Disinfektan
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *