Tangkapan layar peta sebaran kasus COVID-19 di Bali. (BP/iah)

DENPASAR, BALIPOST.com – Sebanyak 1.365 warga di Bali dilaporkan tertular COVID-19 pada Jumat (30/7). Empat zona merah masih mendominasi dengan masing-masing melaporkan tambahan hingga 3 digit.

Tambahan kasus terdiri dari 1.115 transmisi lokal, 241 pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN), dan 9 pelaku perjalanan luar negeri (PPLN). Dilihat dari data Satgas Penanganan COVID-19 Bali, untuk kumulatifnya, warga terinfeksi COVID-19 di Bali sudah mencapai 75.039 orang. Rinciannya 66.824 transmisi lokal, 7.665 PPDN, dan 550 PPLN.

Peringkat lima besar kabupaten/kota dengan kumulatif kasus terbanyak adalah Denpasar 25.259 orang, Badung 13.725 orang, Gianyar 7.395 orang, Tabanan 7.336 orang, dan Buleleng 6.982 orang. Untuk peringkat enam hingga sembilan diisi Jembrana 3.764 orang, Bangli 3.259 orang, Karangasem 2.550 orang, dan Klungkung 2.531 orang.

Warga kabupaten lain yang tertular COVID-19 di Bali mencapai 1.960 orang. Sementara untuk WNA, jumlahnya sudah mencapai 278 orang.

Baca juga:  Prancis Kemungkinan Hadapi Gelombang Keempat Covid-19

Tambahan Kasus

Tambahan ada di seluruh kabupaten/kota. Empat zona merah masih mendominasi dengan melaporkan tambahan 3 digit. Jika ditotal, kasus baru yang dilaporkan 4 wilayah ini mencapai 1.081 orang atau 79 persen dari kumulatif warga terinfeksi COVID-19 hari ini.

Denpasar masih menjadi penyumbang terbanyak kasus baru. Tambahannya mencapai 589 orang. Disusul Badung 198 orang, Buleleng 162 orang, dan Tabanan 135 orang.

Sebanyak 5 kabupaten lainnya melaporkan tambahan 2 digit. Rinciannya Gianyar 92 orang, Jembrana 81 orang, Karangasem 47 orang, Klungkung 41 orang, dan Bangli 18 orang.

Kabupaten luar Bali melaporkan 2 kasus baru.

Korban Jiwa

Pada hari ini, dilaporkan tambahan puluhan korban jiwa, sebanyak 37 orang. Tujuh kabupaten/kota melaporkan tambahan kematian karena COVID-19.

Baca juga:  Penerima BST Abaikan Protokol Pencegahan COVID-19, Berdesakan di Kantor Pos Semarapura

Tambahan korban jiwa terbanyak dilaporkan zona merah Badung, sebanyak 9 orang. Disusul di urutan kedua adalah Tabanan 7 orang.

Kemudian Denpasar, Karangasem, dan Buleleng melaporkan 6 warga meninggal. Jembrana melaporkan 2 warga meninggal, dan Klungkung bertambah 1 orang.

Kumulatif korban jiwa mencapai 2.117 orang. Rinciannya 2.111 WNI dan 6 WNA.

Posisi lima teratas dengan jumlah warga meninggal karena COVID-19 terbanyak adalah Denpasar 495 orang, Badung 339 orang, Tabanan 313 orang, Buleleng 286 orang, dan Gianyar 154 orang. Sedangkan posisi keenam hingga sembilan adalah Karangasem 154 orang, Bangli 137 orang, Jembrana 119 orang, dan Klungkung 93 orang. Terdapat juga 21 warga kabupaten lain yang meninggal karena COVID-19 di Bali.

Pasien Sembuh

Pasien sembuh bertambah 811 orang sehingga totalnya mencapai 60.850 orang. Sebaran ada di seluruh kabupaten/kota.

Baca juga:  Per 17 September, Tambahan Kasus COVID-19 Nasional Masih di Atas 3.000 Orang

Kesembuhan hingga 3 digit dilaporkan 3 zona merah. Yakni Denpasar 243 orang, Badung 199 orang, dan Buleleng 132 orang.

Tambahan pasien sembuh 2 digit dilaporkan 7 kabupaten. Rinciannya Gianyar 80 orang, Tabanan 64 orang, Bangli 40 orang, Klungkung 20 orang, Karangasem 17 orang, dan Jembrana 16 orang.

Kasus aktif bertambah 517 orang. Pasien yang masih dirawat saat ini mencapai 12.072 orang.

Lima besar kasus aktif terbanyak adalah Denpasar 5.368 orang, Badung 1.858 orang, Tabanan 1.385 orang, Buleleng 1.152 orang, dan Jembrana 619 orang.

Posisi keenam hingga sembilan adalah Gianyar 441 orang, Klungkung 396 orang, Bangli 377 orang, dan Karangasem 337 orang. Warga kabupaten lainnya sebanyak 132 orang dan 7 WNA juga masih dirawat. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *