Sejumlah pemotor antri menyeberang di Pelabuhan Gilimanuk pada Senin (19/7). (BP/Istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Pemberlakuan penyekatan dan pembatasan penyebarangan bagi kendaraan non-logistik, sepeda motor, dan penumpang pejalan kaki mulai pukul 20.00 WITA hingga 08.00 WITA, tidak menyurutkan niat warga mudik untuk perayaan Idul Adha. Sehari menjelang Hari Raya Idul Adha, Senin (19/7), pemudik mulai meninggalkan Bali lewat Pelabuhan Gilimanuk.

Terlihat antrian kendaraan di pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk. Para pemudik berdatangan sejak Minggu (18/7) malam. Mereka menggunakan sepeda motor, mobil pribadi, dan beberapa ada yang menumpang bus dan travel.

Baca juga:  Dipertanyakan, Motor Dinas Diatasnamakan Pribadi

Mereka rela menunggu sampai penyeberangan dibuka, asal bisa mudik. Sebagian pemudik ada yang menunggu di emperan pertokoan dan di terminal manuver.

Selain di depan pintu masuk pelabuhan, penumpukan juga terjadi di tempat uji cepat (rapid test). Warga yang menyeberang diharuskan menunjukkan surat rapid test antigen negatif, surat vaksinasi, dan kelengkapan lainnya kepada petugas kepolisian.

Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, saat dimintai konfirmasi mengatakan, antrian di depan pintu masuk pelabuhan itu terjadi karena pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) datang lebih awal. Sehingga harus menunggu oprasional pelabuhan dibuka.

Baca juga:  Nyepi, Tahun Baru Caka 1939

Menurutnya, …
Baca selengkapnya di media partner DENPOST.id

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *