Yulianus Babu Eha (depan). (BP/ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Petinju PON Bali baru saja melakukan try out, meladeni atlet pelatnas SEA Game, di Batam, akhir Mei lalu. Alhasil, petinju Bali mampu mengimbangi atlet pelatnas.

Pelatih PON Bali, Yulianus Leo Bunga, di Denpasar, Senin (7/6) menuturkan, selama try out, petinju asuhannya sempat merepotkan atlet pelatnas, selama bertarung di atas ring. “Saya puas terhadap penampilan petinju Bali, yang berjibaku dan pantang menyerah,” terang Yulianus.

Dijelaskannya, Krispinus Mariano Wonda (46 kg), duel sengit meladeni atlet pelatnas asal Riau, Ingatan Illahi (52 kg). “Mereka bertarung selama tiga ronde, dan saling melancarkan pukulan. Oleh karena laga ini bersifat sparring atau latihan bersama, sehingga poinnya tidak dihitung wasit, termasuk pemenangnya juga tidak disebutkan,”papar dia.

Baca juga:  Kader Partai Hanura Diminta Tak Ribut Soal Dukungan

Selain itu, kata dia pertarungan menarik juga tersaji antara petinju Bali Yulius Babu Eha (60 kg) melawan atlet pelatnas asal Sulit Farhat. Pertarungan seru juga disuguhkan petinju Bali Julio Bria (56 kg), saat meladeni atlet pelatnas asal DKI Jill Mandagi.
Yulianus mengakui, atlet asuhannya tidak kalah teknik, maupun kualitas permainan, selama bertarung meladeni petinju pelatnas. Bahkan, petinju Bali junior Ndawa Kanjepi, juga mampu jual-beli pukulan, ketika meladeni atlet pelatnas dari Riau. “Saya makin optimis, pasca anak-anak melakukan try out ke Batam,”ungkapnya. Yulianus juga bisa mengukur nyali dan mental bertanding petinju PON Bali.

Baca juga:  Perenang PON Belum Berlatih di Pantai Mertasari

Namun, menurut dia, khusus untuk penggenjotan fisik, dirinya menginstruksikan petinju Bali, supaya melakukan push up, dan genggaman tangannya di atas tumpuan bola basket.
“Gerakan push up bisa dilakukan berulang-ulang, dengan variasi satu bola atau dua bola basket,” ucapnya.

Sejauh ini, Yulianus belum tahu, apakah sisa waktu ini terdapat agenda try out lagi atau tidak. “Akan tetapi, intinya kami senang jika anak-anak terus melakukan try out maupun try in,” sebut dia.

Baca juga:  Pilkada di Masa Pandemi, Waspada 'Money Politic' dan Isu Sara

Oleh karena grafik penampilan petinju PON terus menanjak, dirinya berani mematok sekeping emas saat PON Papua, Oktober mendatang. “Saya ingin membuat kejutan petinju Bali sukses mendulang emas di ajang PON,” demikian tekadnya. (Daniel Fajry/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *