Mobil minibus DK 1218 GZ yang mengangkut sejumlah mahasiswa mengalami kecelakaan lalulintas (lakalantas) di Jalan Singaraja - Desa Selat Km 12.000 wilayah Desa Selat, Kecamatan Sukasada, Sabtu (5/6). (BP/Istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Sebuah mobil minibus mengalami kecelakaan lalulintas (Lakalantas) di Jalan Singaraja-Desa Selat Km 12.000 wilayah Desa Selat, Kecamatan Sukasada, Sabtu (5/6). Dari kejadian ini, seorang pengemudi mobil dan 6 orang penumpang mengalami luka-luka.

Mobil yang mereka tumpangi terperosok ke tengah kebun warga dan menabrak pohon mangga. Kapolsek Sukasada Kompol Made Sartika seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Sinar Subawa mengatakan, sebelum kejadian, mobil minibus putih DK 1218 GZ ini dikendarai Ni Made Ratih Widia Paramasidi (21) tinggal di Denpasar.

Mobil ini mengangkut 6 orang penumpang yaitu Putu Perami Natalie Gunaksara (21) asal Denpasar, Ni Nyoman Ivy Indira Yusa Putri (20) asal Gianyar, A.A Sagung Istri Anom Peraba Artha Sari (20) alamat Denpasar, Made Dianti Suksma Varshini (20) asal Depasar Barat, Ni Putu Dea Permata Putri (20) asal Kupang, dan Nadia Amanda Putri (20) dari Denpasar. “Mobil itu mengangkut penumpang yang semuanya mahasiswa dari sejumlah kampus di Bali,” katanya.

Baca juga:  Potong Jalur, Pedagang Tewas

Menurut Kompol Kartika, pengemudi saat itu datang dari arah Denpasar (selatan) akan menuju Singaraja (utara). Diduga karena ingin mencari jalan pintas, pengemudi kemudian memutuskan melalui jalur alternatif melewati Desa Selat.

Saat melintas di lokasi kejadian, mobil tiba-tiba hilang kendali. Apalagi, medan jalan dengan turunan terjal dan tikungan, sehingga mobil mengalami oleng.

Akhirnya, mobil ke luar jalur hingga terperosok ke kebun warga di kanan jalan. Bahkan, mobil menabrak pohon mangga, hingga mobil terbalik.

Baca juga:  Masih Nekat Beroperasi, Satpol PP Segel Penyulingan Minyak di Pengambengan

Akibat benturan itu, pengemudi dan penumpangnya terluka. Mereka kebumdian ditolong oleh warga untuk mencari pengobatan di rumah sakit. “Jalan memang sempit dan kontur memang turunan dan tikungan, dan saat itu tiba-tiba mobil oleng dan keluar jalur hingga masuk ke kebun warga kemudian menabrak pohon mangga sehingga mobil tidak sampai terjun ke jurang,” tegasnya.

Dari hasil pemeriksaan lokasi kejadian dan keterangan saksi, lakalantas ini murni karena Out of Control (OC). Diduga, pengemudi sendiri kurang menguasai kondisi jalan, sehingga kurang fokus berkendara.

Baca juga:  Tentukan Batas Usia Ideal Pernikahan, DPR Segera Revisi UU Perkawinan

Setelah kejadian ini, mobil dievakuasi dari lokasi kejadian. Selain mengerahkan jasa derek mobil, warga ikut membantu, sehingga mobil berhasil ditarik. (Mudiarta/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *