Gelombang tinggi menerjang Daratan Pantai Lebih di Kecamatan Gianyar. (BP/kup)

GIANYAR, BALIPOST.com – Gelombang tinggi bertepatan bulan purnama menghantam pesisir Pantai Lebih Kecamatan Gianyar Rabu (26/5). Kabid Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar, Gusti Ngurah Dibya Presasta, mengatakan gelombang tinggi menerjang daratan Pantai Lebih di Kecamatan Gianyar.

Diungkapkannya, berdasarkan laporan Balawista gelombang air laut mendorong perahu nelayan dan masuk ke parkiran sentra warung makan khas ikan di Pantai Lebih. Situasi tersebut berlangsung sekitar pukul 08.00 WITA. Ombak pantai melompat sampai melewati tanggul penahan gelombang pantai.

Baca juga:  Peringatan Hari Jadi ke-70 Koopsau di Lanud Ngurah Rai

Ia menjelaskan memasuki siang situasi gelombang sudah mulai kondusif. Sementara areal parkir dan sentra warung makan ikan masih ada genangan air laut.

Dibya Presasta memaparkan genangan air akibat gelombang tinggi mulai terjadi pukul 08.00 WITA. Diperkirakan sekitar pukul 14.00 WITA genangan air sudah kembali surut.

Menurutnya, gelombang tinggi yang menghantam pesisir pantai Gianyar masih diperkirakan akan terjadi. “Masyarakat diminta waspada karena tiga hari ke depan, gelombang laut masih tinggi,” tegasnya.

Baca juga:  Warga Air Anakan Keluhkan Sumur Bau, Diduga Dampak Pabrik

Salah satu warga di Pantai Lebih Made Suta, menyatakan gelombang tinggi ini datang setiap tahun. “ Pemandangan air laut menggenangi parkiran hampir terjadi setiap tahun,” ucapnya.

Made Suta meyakinkan saat ini selain masuk parkiran, ombak besar juga menerjang parkiran perahu para nelayan di Pantai Lebih. Nelayan berusaha menaikkan perahu mereka ke rangka kayu supaya perahu mereka tidak terhempas ke tengah laut. “Kondisi yang sama juga dirasakan pedagang warung makan, gelombang besar hingga menggenangi sentra warung makan khas ikan itu menyebabkan pelanggan enggan masuk ke dalam warung,” jelas Suta. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *