Suasana di Terminal Mengwi, Rabu (5/5). (BP/par)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Kondisi Terminal Mengwi, menjelang diberlakukannya larangan Mudik, Kamis (6/5), mulai sepi. Berdasarkan pantauan Rabu (5/5) masih terlihat ada dua bus, yakni Bus Sarwonadhi dengan tujuan Surabaya dan Bus Purnayasa Trans yang masih mangkal di terminal keberangkatan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Sejumlah bus dengan tujuan luar Bali telah berangkat pagi sebelum pukul 12.00 WITA. “Iya sekarang terakhir (keberangkatan bus –red), semua bus diberangkatkan mulai Selasa malam (4 Mei 2021). Yang tadi sebelum jam 12 siang mungkin yang terakhir, tapi bergantung penjualan tiket pada masing-masing PO,” ujar Yuda salah seorang petugas dari PO Bus Setiawan.

Baca juga:  TNI Gelar Doa Bersama Untuk Indonesia Lebih Kasih Sayang

Menurutnya, terdapat 12 bus dari PO Bus Setiawan yang berangkat dengan tujuan berbagai daerah. Keberangkatan bus hingga hari ini masing berlangsung hanya saja jumlahnya tidak sebanding dengan keberangkatan hari sebelumnya.

“Busnya semuanya susah berangkat, hari ini tidak ada bus berangkat lagi. Mungkin ada sekarang, tapi untuk hari ini yang berangkat sudah tadi pagi,” katanya.

Koordinator Satuan Pelayanan (Satpel) Terminal Tipe A Mengwi Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XII Bali, Achmad Erwin Rahadi SH tak menampik hal tersebut. Pihaknya mengaku keberangkatan di terminal diprediksi puncaknya pada Selasa (4/5).

Baca juga:  Arus Balik, Ribuan Penumpang Tiba di Terminal Mengwi

“Kemarin yang ramai, masih di angka ribuan. Saat ini pihaknya mengaku dadi laporan PO hanya beberapa bus yang berangkat hari ini,” katanya.

Hanya saja untuk di kawasan Terminal pihaknya mengaku masih tetap melakukan pemantauan pergerakan warga yang pulang kampung. “Kemungkinan hari ini agak sepi. tidak seperti kemarin sampai 1.831,” terangnya.

Dijelaskan, penumpang angkutan umum yang berangkat melalui Terminal Tipe A ini juga akan dites GeNose. Hanya saja dalam peruntukannya penumpang dipilih secara acak atau random.

“Layanan pendeteksi COVID-19 ini (GeNose) diperuntukkan untuk penumpang yang menggunakan fasilitas terminal, terutama penumpang di terminal keberangkatan. Hanya saja, kami hanya melayani dengan sistem Random Test saja,” ujarnya.

Baca juga:  Lonjakan Penumpang Mulai Terjadi di Padangbai

Menurutnya, tes GeNose diberikan kepada pelanggan secara gratis sampai 12 Mei 2021 mendatang. Dalam layanan GeNose gratis ini pihak terminal hanya menyediakan 300 slot kantong. “Penggunaan GeNose tersebut sudah diberlakukan dari 12 April  2021 lalu. Dalam sehari hanya 10 penumpang  yang bisa menikmati pelayanan test GeNose COVID-19,” katanya.

Dikatakan, penumpang mulai sadar pentingnya deteksi dini COVID-19 lantaran penyeberangan Pelabuhan diperketat. Kendati demikian, sampai saat ini belum ada yang ditemukan hasilnya positif. (Parwata/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *