Pemimpin Wilayah BRI Kanwil Bali Nusra dan jajarannya mesimakrama ke Bali TV, Rabu (5/5). (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pemimpin Wilayah BRI Kantor Wilayah Bali Nusra Rudy Andimono, Rabu (5/5) saat berkunjung ke Bali TV bersama jajarannya menyatakan komitmennya membangun ekonomi Bali. Caranya, dengan membantu pelaku usaha di Bali.

Apalagi ada program KUR dengan bunga murah. “Kami BRI berkomitmen untuk membantu UMKM khususnya dalam penambahan modal, salah satunya melalui KUR karena memberikan kemudahan bagi pengusaha khususnya UMKM untuk menambah modal,” ujarnya.

Tahun 2021, BRI Kanwil Bali Nusra ditargetkan sebesar Rp 4 triliun lebih untuk menyalurkan KUR. Sementara NPL masih terjaga di bawah 1 persen. “Kami akan berusaha maksimal untuk menyalurkannya agar banyak pelaku usaha yang terbantu,” ujarnya.

Baca juga:  BRI Berikan Fasilitas Kustodian ke BPD Bali

Terkendalinya NPL dikatakan tidak terlepas dari upaya bersama BRI ikut membantu kegiatan pemasaran seperti melalui web pasar di pasar-pasar rakyat. “Karena pandemi, agar jual beli tidak harus tatap muka, kami bantu dengan web pasar sehingga pedagang di pasar terbantu,” ujarnya.

BRI Kanwil Bali Nusra optimis dapat menyalurkan KUR sesuai target dari kantor pusat. Walaupun KUR tanpa jaminan, kecenderungan risiko NPL meningkat, namun ia telah mengantisipasi. Caranya dengan ikut terlibat dalam proses usaha UMKM, mendampingi dan membina UMKM, mulai dari produksi hingga pemasaran.

Baca juga:  Agar Capai Target, OJK Kawal Penyaluran KUR BPD Bali

Mengingat kredit yang disalurkan juga merupakan dana nasabah yang dihimpun BRI, pihaknya tetap berhati-hati menyalurkannya dalam bentuk kredit. Dengan mendampingi UMKM inilah cara BRI agar tetap bisa membantu pelaku usaha di Bali namun kesehatan bank tetap terjaga.

“Kami melakukan pendampingan pada pengusaha UMKM Bali dari produksi, pemasaran, bahkan yang berorientasi ekspor juga mendapat pendampingan serta kami juga ikut memasarkan, karena kami memiliki program Brilian Preneur untuk membantu memasarkan keluar. Kami terlibat langsung. Jadi tidak hanya memberikan modal tapi juga terlibat dalam produksi dan pemasaran,” jelas Rudy. (Citta Maya/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *