NEGARA, BALIPOST.com – Musyawarah Cabang Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jembrana digelar Sabtu (27/3), di Negara dengan agenda pemilihan Ketua IDI masa bakti 2021-2024. Terpilih kembali, dr. I Wayan Sujana, ketua IDI periode sebelumnya melalui pemilihan dengan suara terbanyak yang dikirim melalui aplikasi google form dari anggota.

Pelaksanaan muscab sendiri digelar secara terbatas melalui penerapan protokol kesehatan. Juga bisa diikuti secara virtual oleh anggota IDI lainnya.

Ditemui usai pelaksanaan Muscab, dr Sujana menyampaikan terimakasih atas dukungan rekan-rekan sejawatnya, sehingga terpilih untuk memimpin Jembrana periode kedua kalinya. Menurutnya, tantangan IDI saat ini makin berat, terlebih ditengah situasi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

Ia berharap IDI Jembrana menjadi organisasi yang makin kuat, solid, dan anggotanya memiliki profesionalisme yang tinggi. Selain itu menjunjung tinggi etika khususnya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “Profesionalisme dan etika, itu menjadi hal paling penting. Etika yang tinggi, profesional yang tinggi, akan menjadikan dokter-dokter yang unggul dan disegani oleh seluruh masyarakat. Jadi visinya jelas bagaimana mewujudkan anggota IDI cabang Jembrana yang solid, dan mempunya profesionalisme yang tinggi serta beretika,” tegasnya .

Baca juga:  Tingkatkan Ekspor Bali, Segini Insentif dari Pelabuhan Benoa

Sementara Ketua panitia Muscab IDI cabang Jembrana dr. Gusti Ngurah Putu Adnyana menyampaikan, sesuai surat keputusan PB IDI No. 01411/PB/A.4/08//2017 maka masa bakti kepengurusan IDI periode 2017-2020 seharusnya berakhir bulan agustus 2020. Namun terganjal pandemi COVID-19, sehingga masa jabatan diperpanjang sampai akhir Desember 2020.

Hal tersebut juga sesuai seperti yang diamanatkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IDI.

Ditambahkannya, Musyawarah cabang dilaksanakan sekurang-kurangnya sekali dalam 3 tahun untuk menilai pertanggungjawaban pengurus cabang, menetapkan program kerja cabang dan memilih ketua cabang untuk periode berikutnya. “Sesuai ketentuan itu, enam bulan setelah habis masa bakti kepengurusan, diamanatkan untuk dilakukan muscab. Mengingat situasi pandemi, kita gelar pertemuan tatap muka secara terbatas dan digelar hari ini, serta bisa juga diikuti secara daring/zoom meeting,” ucapnya.

Baca juga:  Saat Pilkada, Kepatuhan Prokes Sangat Tinggi

Lebih lanjut, Adnyana menjelaskan tema yang diangkat pada muscab IDI Jembrana tahun ini yakni Tingkatkan Soliditas Kesejawatan dan Profesionalisme dalam Era Pandemi COVID-19. Saat muscab juga digelar seminar ilmiah dengan topik Pendekatan Komprehensif Bidang Psikiatri, Dermatologi, dan Opthalmologi pada pasien Covid-19. Selaku narasumber, dr Ni Made Wasiastiti Budi, Sp.M , dr I GAA Putri Yuni Aryanti, Sp.Kj serta dr. Ida Ayu Citra Prawitasari Sp.KK.

Baca juga:  Pelanggar Prokes Menurun, Ini Disayangkan Kapolres

Ketiganya merupakan dokter yang bertugas di RSU Negara baru selesai menempuh pendidikan dokter spesialis. “Penjaringan dan pemilihan nama calon ketua IDI cabang Jembrana, sudah dimulai dari tanggal 10 sampai dengan 25 Maret 2021. Dari database Maret 2021 jumlah anggota IDI Jembrana sebanyak 172 anggota, dan yang memberikan hak suara sudah diatas 50 %,“ paparnya. (Adv/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.