Panitia HPN 2021 Provinsi Bali dan Pengurus PWI Bali melakukan audiensi dengan Gubernur Bali, Wayan Koster (tengah), Senin (1/2). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Puncak peringatan Hari Pers Nasional yang digelar Selasa (9/2) akan dilakukan secara virtual oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bali. Kegiatan ini digelar dari Wantilan Kertha Sabha, rumah jabatan Gubernur Bali Gedung Jayasabha Denpasar.

Dalam rilisnya, disebutkan puncak peringatan ini akan digelar secara terbatas dan mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Salah satunya seluruh undangan wajib melakukan rapid tes antigen sebelum mengikuti acara.

Ketua PWI Bali, IGMB Dwikora Putra, mengatakan peringatan HPN tahun 2021 ini memang penuh keperihatinan. “Dalam masa pandemi covid-19 yang masih cukup mengkhawatirkan ini, kita memutuskan untuk merayakannya secara virtual. Tetapi tidak Bali saja, seluruh Indonesia seperti itu dan dari PWI Pusat pun peringatan puncak HPN dilakukan secara virtual. Presiden Jokowi sendiri mengikuti secara virtual dari Istana Negara sedangkan pengurus Pusat PWI akan mengikutinya dari Ancol,” kata Dwikora.

Baca juga:  Laporan Penganiayaan AWK, Bukti Video Saja Tak Cukup Polisi akan Lakukan Ini

Dwikora menjelaskan, meski pun dalam kondisi pandemi COVID-19, peringatan HPN 2021 Tingkat Provinsi Bali tetap diselenggarakan dengan beberapa rangkaian kegiatan sosial, sebagaimana peringatan HPN tahun-tahun sebelumnya. Akan ada aksi sosial yang rencananya diselenggarakan setelah hari puncak pada 9 Februari.

“Ya, kita akan menyesuaikan. Akan kita pilih aksi sosial mana yang dianggap sesuai dengan kondisi, itulah yang akan kita laksanakan. Intinya, peringatan HPN tahun 2021 ini memang dilaksanakan dalam suasana keprihatinan,” ujar Dwikora.

Baca juga:  Akhir Februari, Presiden Sebut Tersedia 5.000 Dosis Vaksin untuk Wartawan

Sementara itu, Ketua Panitia HPN 2021 tingkat Provinsi Bali, Wayan Dira Arsana membenarkan bahwa puncak peringatan HPN 2021 tingkat Provinsi Bali akan diselenggarakan secara virtual. Ia mengakui, undangan untuk menghadiri kegiatan tersebut memang dibatasi, karena harus mengikuti protokol kesehatan.

‘Teman-teman anggota PWI yang akan hadir di wantilan Kertha Sabha nanti harus terlebih dahhulu menjalani rapid test antigen yang disiapkan panitia di lokasi acara. Karena itu kami mohon teman-teman yang hadir dapat menyesuaikan waktu agar tidak terlambat mengikuti acara puncak,” ujarnya. (kmb/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.