Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi (kiri), Ketua Kadin Bali Made Ariandi, dan Wakil Ketua Umum Bidang Akomodasi dan Pengembangan Pariwisata I Made Ramia Adnyana (kanan). (BP/Ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Bali menjadi tuan rumah kejuaraan Motocross Grand Prix (MX GP) paling bergengsi di dunia, di Sirkuit Benoa Denpasar, pada Juni nanti. Rencananya, pembangunan sirkuit mulai dikerjakan pada Maret, dan diikuti kroser internasional yang diharapkan mampu mendongkrak pariwisata Bali, sekaligus program sport tourism.

Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, di Denpasar, Rabu (13/1) mengungkapkan, dirinya bertemu langsung dengan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo sekaligus Ketua Umum PP IMI, pada Rabu (6/1).

Intinya, sirkuit akan dibangun di Benoa, Pesanggaran dan memerlukan lahan seluas 5-10 hektar. “Kami mendukung event motocross paling bergengsi di jagat ini, dan salah satu serinya akan dihelat di Pulau Dewata,” ungkap Suwandi.

Baca juga:  Ditangkap, Penculik Warga Bulgaria yang Minta Tebusan 20 Ribu Dolar

Ia berharap, melalui event yang melibatkan kroser internasional ini, diharapkan mampu menyedot peserta yang banyak berikut suporter dari berbagai negara. Termasuk kerabat dan familynya agar berbondong-bondong menuju Pulau Seribu Pura ini.

“Terus terang, Bali yang mengandalkan sektor pariwisata ini, perekonomian makin terpuruk sejak pandemi COVID-19 ini. Oleh sebab itu, melalui event yang mendukung program sport tourism ini, diharapkan mampu menggeliatkan kembali pariwisata Bali,” papar Suwandi.

Baca juga:  Petani Bali Harus Jadi Tuan Rumah di Wilayah Sendiri

Upaya mensukseskan program sport tourism, pihaknya telah menemui Ketua Umum Kadin Bali Made Ariandi, yang didampingi Wakil Ketua Umum Bidang Akomodasi dan Pengembangan Pariwisata Dr. (C) I Made Ramia Adnyana, SE, MM, CHA. Ariandi menyatakan, pihaknya mengapresiasi hajatan ini bertujuan mendongkrak sektor pariwisata hingga mampu bergerak, sekaligus upaya meningkatkan prestasi olahraga.

Ia menyebutkan, ke depan aktivitas di Bali makin bergairah dalam menggeliatkan sektor pariwisata, seperti kejuaraan dunia motocross, serta Bali Beach Festival. Ariandi menegaskan, sebelumnya event berskala internasional biasa diadakan di Pulau Seribu Pura ini, seperti Bali 10-K, turnamen tenis internasional Wismilak, serta kejuaraan selancar internasional Quicksilver.

Baca juga:  Tuan Rumah Asian Games 2018, Indonesia Kejar Target Masuk 10 Besar

Hasil pembicaraan antara PP IMI, KONI Bali berikut Kadin Bali selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Bali Wayan Koster. Langkah ini sebagai tindak lanjut pengembangan sport tourism di Bali, yang selaras dengan visi Nangun Sat Kerti Lokha Bali. (Daniel Fajry/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *