Nyoman Graha Wicaksana. (BP/Nel)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Nyoman Graha Wicaksana kembali terpilih dipercaya memimpin induk organisasi sepak bola Askab PSSI Badung masa bakti 2020-2024, dalam Kongres Tahunan yang dirangkaikan Kongres Luar Biasa, Askab PSSI Badung di Gedung Puspem Badung, Rabu (30/12). Paket Graha Wicaksana bersama Wakil Ketua Wayan Sugita Putra.

Selanjutnya, Graha Wicaksana bersama tim formatur diberi kesempatan waktu sebulan, guna menyusun kabinet kepengurusan. Dalam Askab PSSI Badung, dihadiri 29 peserta utusan klub dari total 30 klub anggota Askab PSSI Badung. Ditambah dua wakil asosiasi yakni asosiasi wasit dan asosiasi futsal. Paket Graha Wicaksana yang diduetkan dengan Wayan Sugita, merupakan jabatan ketua umum dan wakil ketua pada periode sebelumnya.

Baca juga:  Mantan Kepala LPD Sega Diadili Kasus Korupsi

Usai terpilih, Graha menyatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan menyiapkan tim Porprov Badung, yang akan menjadi tuan rumah pada Porprov Bali XV/2022. “Program kami dalam waktu dekat akan menyeleksi calon skuad tim Porprov,” sebut pria yang akrab disapa Koming ini. Hanya, dirinya belum bisa menentukan model dan pola seleksinya, mengingat pandemi Covid-19 masih berkelanjutan.

“Meskipun kami belum menggelar seleksi, tetapi calon skuad yang merupakan tim bayangan Porprov sudah kami kantongi nama-nama mereka,” terang Koming. Dalam waktu bersamaan, Askab PSSI Badung juga menutup kursus wasit lisensi D di Kuta. Kursus digelar secara gratis diikuti 35 pelatih dari 38 klub anggota, dan berlangsung 24-30 Desember.

Baca juga:  Kursus Pelatih Lisensi B Dilanjutkan

Selanjutnya, kata Koming, PSSI Badung akan menggelorakan kursus lisensi D kepada guru olahraga, baik dari kalangan SD maupun SMP. “Sebab, sepak bola merupakan cabor wajib ekstrakurikuler sekolah-sekolah di Badung,” jelasnya. Tujuannya, untuk memberikan teknik dasar dan wawasan sepak bola kepada guru sekolah, supaya mereka memahami teknik dan taktik bermain sepak bola yang benar.

Diakuinya, sejauh ini wabah virus corona masih terus mengancam, sehingga agenda turnamen maupun kompetisi belum disusun. “Kami masih menunggu situasi dan kondisi pandemi covid-19, bagaimana perkembangan selanjutnya ke depan,” ungkapnya. (Daniel Fajry/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *